
Dansektor 21 Citarum Harum, Kolonel Inf Yusep Sudrajat menunjukan titik pembuangan limbah yang dilakukan salah satu perusahaan tekstil.
JawaPos.com – Sektor 21 Satgas Citarum Harum menerjunkan puluhan personil TNI yang untuk melakukan patroli ke sejumlah pabrik di sepanjang Anak Sungai Citarum.
Tim juga bertugas menyediakan data lapangan, memetakan permasalahan, hingga menentukan solusi dan rencana aksi penanganan DAS Citarum.
Dansektor 21 Citarum Harum, Kolonel Inf Yusep Sudrajat mengatakan, hal tersebut dilakukan karena selama ini penanganannya masih cenderung dilakukan secara parsial.
Kehadiran Tim Satgas Citarum Harum dari gabungan jajaran Kodam III/Siliwangi ini diharapkan bisa menyajikan data akurat yang sama, sehingga solusi permasalahan Sungai Citarum dapat dilakukan secara terpadu dan terintegrasi.
“Tim yang tergabung akan bekerja bersama-sama mulai dari melihat langsung kondisi di lapangan, membersihkan sungai, melakukan patroli dan mensosialisasikan tentang pentingnya lingkungan yang bersih,” kata Yusep saat memberikan keterangannya, sebagaimana dilansir Jabarekspres Online (Jawa Pos Grup), Sabtu (17/3).
Yusep menerangkan, hasil patroli yang dilakukan timnya telah menemukan sejumlah pabrik yang diduga membuang limbah ke anak sungai Citarum.
Pabrik tersebut, ucapnya, ada di wilayah Dayeuhkolot dan Kecamatan Margaasih, Bandung.
Pabrik yang diduga membuang limbah tersebut, lanjut Yusep, yakni PT Chandratex yang mengaliri air limbah berwarna ungu ke Sungai Citepus.
“Menurut keterangan dari karyawan Pabrik tersebut, limbah itu merupakan air pencuci acian kain yang over produksi, sehingga meluap dilantai dan masuk saluran air hujan yang mengarah ke sungai Citepus. Namun karena IPAL yang ada di pabrik tersebut katanya masih dalam perbaikan,” ungkapnya.
Selain di Dayeuhkolot, lanjut Yusep, tim Satgas yang bertugas di Desa Lagadar Kecamatan Margaasih pun menemukan beberapa Pabrik yang membuang limbah ke Sungai, yaitu PT
Heksatek, PT Jarditex, PT Pulo Mas, dan PT Gistex. Keempat pabrik ini diketahui membuang limbah ke Sungai Cimahi yang nantinya akn mengalir ke Sungai Citarum.
“Apapun alasan mereka, kami tetap akan mengumpulkan data dan bukti-bukti, untuk segera di laporkan ke atasan, dan akan segera di tindak lanjuti ke aparat yang berwenang,” pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
