
Kapolres Pakpak Bharat AKBP Ganda MH Saragih menggendong Dikisata.
JawaPos.com - Dikisata Tinambunan terlahir tanpa kedua tanpa. Dia tinggal bersama orang tuanya, Saur Tinambunan dan Sarma Boru Brutu di Desa Sibongkaras, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara (Sumut).
Kondisi bocah berusia tujuh tahun itu membuat Kapolres Pakpak Bharat AKBP Ganda MH Saragih tergugah hatinya. Ganda memutuskan untuk menemui bocah malang itu guna berbagi kebahagiaan. Didampingi Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Alexander Piliang dan sejumlah personelnya, mereka berangkat mengendarai motor trail. Setelah menempuh waktu dua jam, mereka pun tiba di kediaman Dikisata di Desa Sibongkaras.
Kapolres Pakpak Bharat AKBP Ganda MH Saragih didampingi Kasat Reskrim Pakpak Bharat AKP Alexander Piliang mengatakan, kedatangan mereka merupakan bentuk kepedulian dari jajaran Polres Pakpak Bharat. Terlebih, Dikisata lahir dari keluarga ekonomi rendah. "Kami memberikan bantuan berupa pakaian sekolah, alat tulis, sepatu, bola kaki, papan catur dan bantuan dana untuk kebutuhan Dikisata," kata AKP Alexander Piliang, Senin (25/12).
Alex menegaskan, Dikisata adalah anak yang sudah sepatutnya diperhatikan. "Dia juga merupakan masa depan bagi bangsa ini yang tidak bisa kita tinggalkan. Dia sangat membutuhkan bantuan dari seluruh masyarakat dan pemerintah agar dia dapat memperoleh cita-citanya," tandas Alex.
Meski berkebutuhan khusus, Dikisata mempunyai semangat yang tinggi dan memiliki cita-cita sama seperti anak yang lain. "Semoga hati kita tersentuh. Kita bisa memberikan semangat dan doa kepadanya," ujar Alex.
Sementara saat melihat kedatangan rombongan polisi, wajah Dikisata tampak sumringah. Ia lantas bermain catur dengan Kapolres Pakpak Bharat. Selain mahir bermain catur, Dikisata juga mahir menggambar dengan menggunakan kakinya.
Kaki kirinya sangat kokoh memegang pensil saat menulis dan menggambar. Kunjungan itu kemudian diakhiri dengan foto bersama. Saat itu, Ganda MH Saragih menggendong Dikisata.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
