
Ilustrasi tersangka begal tewas ditembak
JawaPos.com - Tindakan tegas diambil pihak kepolisian. Bustomi (27), tersangka pembegalan meregang nyawa dengan dua peluru bersarang di tubuhnya. Warga Kecamatan Penukal Utara, PALI itu ditangkap di jalan antara Desa Tambak dan Desa Sukarami, Kamis (14/12), pukul 15.30 WIB.
Saat akan ditangkap, tersangka melakukan perlawanan. Dia menembak petugas menggunakan senpi rakitan (senpira). Beruntung, petugas yang ditembak mengenakan rompi antipeluru sehingga tidak tertembus peluru.
Dari tersangka, petugas menyita sepucuk pistol jenis patahan bergagang kayu. Diamankan pula, sebilah pisau cap garpu gagang kayu. Berdasar catatan pihak kepolisian, setidaknya ada empat laporan polisi (LP) kasus perampokan yang melibatkan tersangka dan komplotannya.
Kasus pertama, September 2014 dengan korban Yayid yang tewas dibacok dan ditembak di bagian dada. Dalam aksi itu, tersangka Bustomi juga terluka bacok di kaki karena korban sempat melawan. Kejadiannya di arah kebun dekat Desa Tambak, Kecamatan Penukal Utara.
Kedua, aksi perampokan terhadap enam guru PNS yang tinggal di Desa Tanjung Baru, namun mengajar di Desa Sukarami pada Januari 2017, Tersangka dan kawan-kawannya menggasak tiga motor, Yamaha Vixion, Scorpio, dan Mio termasuk laptop, dompet dan uang milik para korban.
Akibatnya, enam guru itu mengajukan pindah dan tidak mau mengajar di Desa Sukarami.
Lalu, merampok seorang pelajar di jalan umum Cempaka, Komperta Pendopo, Kelurahan Talang Ubi Barat, 17 November. Korbannya, Melita (17), warga Kecamatan Talang Ubi, yang harus kehilangan motor Beat miliknya.
Kapolsek Talang Ubi Kompol Suhardiman SH MH mengatakan, tersangka sudah jadi target penangkapan (TO). Tim Elang dari Polsek Talang Ubi pun melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka dan temannya, Nk (belum tertangkap).
“Lalu didapat informasi tersangka yang mau pulang dari Desa Sukarami ke Desa Tambak,” jelas Kanit Reskrim Polsek Talang Ubi, Ipda Nasron Junaidi SH sebagaimana dilansir Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group), Sabtu (16/12). Penangkapan itu dilakukan bersama jajaran Polsek Penukal Utara.
Di lokasi penangkapan, petugas melihat tersangka sedang boncengan dengan temannya. Ketika akan disergap, tersangka melawan dan melepaskan tembakan. "Anggota kita sudah memberikan tembakan peringatan, tapi tidak dihiraukan. Karenanya terpaksa diambil tindakan,” jelas Suhardiman.
Usai tertembak, petugas langsung membawa tersangka ke rumah sakit. Namun, dalam perjalanan, nyawanya tak tertolong.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
