Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 Desember 2017 | 04.51 WIB

Terlibat 4 Perampokan, Begal Tewas Dipelor Karena Melawan Aparat

Ilustrasi tersangka begal tewas ditembak - Image

Ilustrasi tersangka begal tewas ditembak

JawaPos.com - Tindakan tegas diambil pihak kepolisian. Bustomi (27), tersangka pembegalan meregang nyawa dengan dua peluru bersarang di tubuhnya. Warga Kecamatan Penukal Utara, PALI itu ditangkap di jalan antara Desa Tambak dan Desa Sukarami, Kamis (14/12), pukul 15.30 WIB.


Saat akan ditangkap, tersangka melakukan perlawanan. Dia menembak petugas menggunakan senpi rakitan (senpira). Beruntung, petugas yang ditembak mengenakan rompi antipeluru sehingga tidak tertembus peluru.


Dari tersangka, petugas menyita sepucuk pistol jenis patahan bergagang kayu. Diamankan pula, sebilah pisau cap garpu gagang kayu. Berdasar catatan pihak kepolisian, setidaknya ada empat laporan polisi (LP) kasus perampokan yang melibatkan tersangka dan komplotannya.


Kasus pertama, September 2014 dengan korban Yayid yang tewas dibacok dan ditembak di bagian dada. Dalam aksi itu, tersangka Bustomi juga terluka bacok di kaki karena korban sempat melawan. Kejadiannya di arah kebun dekat Desa Tambak, Kecamatan Penukal Utara.


Kedua, aksi perampokan terhadap enam guru PNS yang tinggal di Desa Tanjung Baru, namun mengajar di Desa Sukarami pada Januari 2017, Tersangka dan kawan-kawannya menggasak tiga motor, Yamaha Vixion, Scorpio, dan Mio termasuk laptop, dompet dan uang milik para korban.


Akibatnya, enam guru itu mengajukan pindah dan tidak mau mengajar di Desa Sukarami.


Lalu, merampok seorang pelajar di jalan umum Cempaka, Komperta Pendopo, Kelurahan Talang Ubi Barat, 17 November. Korbannya, Melita (17), warga Kecamatan Talang Ubi, yang harus kehilangan motor Beat miliknya.


Kapolsek Talang Ubi Kompol Suhardiman SH MH mengatakan, tersangka sudah jadi target penangkapan (TO). Tim Elang dari Polsek Talang Ubi pun melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka dan temannya, Nk (belum tertangkap).


“Lalu didapat informasi tersangka yang mau pulang dari Desa Sukarami ke Desa Tambak,” jelas Kanit Reskrim Polsek Talang Ubi, Ipda Nasron Junaidi SH sebagaimana dilansir Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group), Sabtu (16/12). Penangkapan itu dilakukan bersama jajaran Polsek Penukal Utara.


Di lokasi penangkapan, petugas melihat tersangka sedang boncengan dengan temannya. Ketika akan disergap, tersangka melawan dan melepaskan tembakan. "Anggota kita sudah memberikan tembakan peringatan, tapi tidak dihiraukan. Karenanya terpaksa diambil tindakan,” jelas Suhardiman.


Usai tertembak, petugas langsung membawa tersangka ke rumah sakit. Namun, dalam perjalanan, nyawanya tak tertolong.


Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore