
Suasana belajar menggambar di Museum Tino Sidin
JawaPos.com – Siapa yang tidak suka menggambar? Mungkin hampir semua orang menyukainya terutama anak-anak. Seni ini merupakan salah satu media dalam pembentukan karakter bagi anak.
Lalu bagaimana merasakan diajari oleh seorang maestro menggambar dari Yogyakarta, Tino Sidin. Bagi orang yang lahir pada 1980-an mungkin mengenalnya melalui saluran televisi pemerintah, TVRI dan bisa belajar darinya.
Namun untuk anak yang lahir pada era milenium sekarang ini pastinya akan sulit untuk mendapatkan tutorialnya. Tapi itu tak berlaku lagi ketika berkunjung ke Museum Tino Sidin di Jalan Pak Tino Sidin No 297, Kadipiro, Yogyakarta.
Sebuah rumah pribadi disulap menjadi Museum untuk mengenal bagaimana Pak Tino menginspirasi masyarakat dalam seni menggambar. Museum ini berdiri baru tiga tahun lalu. Bangunannya berlantai dua.
Di lantai pertama menempel berbagai lukisan dan gambar hasil karya Tino Sidin. Kemudian di lantai kedua, selain lembaran-lembaran komik bergambar, juga ada satu ruangan khusus memuat 25-30 orang yang digunakan untuk belajar menggambar.
Iin Rahayu, salah satu pembimbing di museum itu mengungkapkan, pengunjung baik itu anak-anak maupun dewasa bisa belajar menggambar dari Pak Tino. Melalui media pemutaran video, ketika maestro itu tampil di TVRI pada 1979-1990-an.
Mereka yang belajar menggambar dibagikan kertas dan alat lainnya. Kemudian secara perlahan mengikuti petunjuk dari Pak Tino dalam video itu. "Misalkan menggambar burung. 'Kita hari ini menggambar burung, jadi kita siapkan lingkarannya dulu seperti buah," katanya menirukan suara Tino Sidin di video.
Yuswantoro Adi, seniman dari Yogyakarta yang juga merupakan anak didik dari Tino Sidin mengatakan, menggambar merupakan salah satu media dasar untuk pembentukan karakter anak. Ia ingat betul salah satu ajaran yang didapatkan dari Pak Tino agar berani mengekspresikan diri sendiri. "Beliau selalu mengajari boleh menggambar apa saja," tandasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
