
Petugas dibantu warga melakukan evakuasi.
JawaPos.com – Seorang Pemandu Lagu (PL) ditemukan tewas di ruang dias atau make up salah satu tempat karaoke di Komplek Ruko Graha Mulia, Jalan Kolonel Sugiono, Kemandungan, Kota Tegal, Minggu (1/10) siang. Wanita berusia 26 tahun itu diduga meregang nyawa karena mengonsumsi minuman keras (miras) berlebihan pada malam sebelumnya.
Korban tewas itu bernama Ruchy Fitri Heroni alias Febi alias Hawa, warga Desa Kajen Lebaksiu, Kabupaten Tegal. Kini jasad korban disimpan di RSU Islam Harapan Anda Kota Tegal untuk menunggu proses penyelidikan kepolisian.
Diperoleh informasi, Sabtu (30/9) sekitar pukul 20.48 WIB, korban mendapatkan job menemani tamu yang hendak berkaraoke. Namun, sekitar pukul 00.30 WIB, korban sudah dalam kondisi sempoyongan lantaran habis mengonsumsi miras. Sesuai kebiasaan, korban langsung memasuki ruang mack up untuk beristirahat.
Saat diajak pulang, korban memilih tiduran di ruang ganti baju. Hingga rekan-rekannya pun akhirnya pulang meninggalkan korban sendirian. Naas, siang harinya Minggu (1/10) sekitar pukul 12.30 WIB, saat karyawan hendak bersih-bersih, korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
"Ya, semalam Febi (korban) dalam kondisi tepar (mabuk). Dia juga langsung masuk ke ruang mack up. Saat diajak pulang, dia memilih tidur," terang pengelola hiburan tersebut, Abdul kepada Radar Tegal (Jawa Pos Group).
Menurut dia, korban merupakan anak baru di tempat kerjanya. Dia bekerja sebagai pemandu lagu sekitar 1,5 bulan. "Dari informasi karyawan, Febi semalam baru saja di-booking oleh tamu asal Brebes yang berjumlah tiga orang," ulasnya.
Saksi di TKP, Syahputra dan Tatya, mengaku sempat menggotong korban lantaran dalam kondisi mabuk ke ruang mack up. Syahputra menuturkan, saat hendak bersih-bersih ruangan, Minggu (1/10) sekitar pukul 12.30 WIB, dirinya melihat kondisi Febi yang masih dalam kondisi tiduran di kursi. Lantaran curiga, dia berusaha membangunkannya. Saat itu, dia sangat kaget saat mengecek denyut nadinya sudah tidak bergerak.
Dia pun kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut ke bagian kasir dan pimpinannya. Kemudian melaporkan kepada petugas kepolisian dan akhirnya petugas medis dari RSU Islam Harapan Anda Tegal datang memabwa mobil ambulans.
Sesaat mendapat laporan, Tim Reserse dari Sektor Tegal Barat dan di-backup oleh Satuan Sabhara Polres Tegal Kota langsung datang ke TKP. Polisi langsung melakukan penyelidikan dan mencatat sejumlah saksi.
Di TKP, Panit Reskrim Sektor Tegal Barat Iptu Awan Agus dan Iptu Bambang enggan memberikan keterangan tentang kejadian tersebut. Sementara Kapolsek Tegal Barat Kompol Budi mengatakan bahwa untuk kepentingan penyelidikan, korban akan dilakukan autopsi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
