
Pasangan pengantin sejenis
JawaPos.com - Rahmat Yani begitu pintar bersandiwara untuk menutupi identitasnya agar bisa menikah dengan syarifah Nurul Husna. Pertemuan pasangan ini bermula dari media sosial (medsos), Facebook. Ketika Rahmat mengaku seorang lelaki yang sedang bekerja di salah satu toko elektronik di Kalimantan.
Setelah itu, dia kembali ke Makassar untuk tinggal di rumah saudaranya. Hubungan mereka pun berlangsung selama dua tahun sebelum duduk di kursi pelaminan. ''Dia sering datang ke rumah. Kadang bermalam, kadang juga tidak,'' jelasnya.
Mereka akhirnya berpisah setelah ulah Rahmat terbongkar. Termasuk KTP yang beralamat di Rappocini, Makassar, dan SIM beralamat di Gowa yang dipalsukan. Meski begitu, Rahmat masih menjalin komunikasi via telepon dengannya. ''Tadi malam saya bicara. Katanya, dia ada di Bone dan mau ke sini dalam waktu dekat,'' ungkapnya. (baca: Di Malam Pertama Wanita Ini Baru Tahu Suaminya Perempuan)
Kepala Desa Pataro, Kecamatan Herlang, Muhammad Basri membenarkan bahwa Radina alias Nani alias Rahmat Yani lahir di wilayahnya. Namun, identitasnya tidak pernah tercatat di desa tersebut. Sejak kecil, dia ke Malaysia, lalu Kalimantan, dan terakhir di Makassar.
Hal senada diungkapkan Uddin B, kerabat Nani. Menurut dia, pernikahan tersebut dilaksanakan tanpa sepengetahuan keluarga. Baik di Pataro maupun di Makassar. Sosok Nani dikenal memiliki sifat tomboi sejak kecil. ''Sejak kecil memang tidak memiliki gairah perempuan, selalu bersifat seperti laki-laki,'' ucapnya.
Kapolsek Bonto Bahari AKP Umar saat dimintai konfirmasi menyatakan, meski keluarga korban tidak mempersoalkan kasus itu, pihak kepolisian tetap akan memprosesnya ke jalur hukum. ''Hak mereka jika tidak keberatan. Tetapi, lidiknya tersebut lidik umum atau publik dan meresahkan masyarakat,'' tegasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
