
Ilustrasi
JawaPos.com - Warga dan sejumlah penghuni kos-kosan kompleks kampus Universitas Negeri Gorontalo (UNG), dibuat gempar. Para penghuni kosan yang sebagian besar perempuan itu dikejutkan dengan ribut-ribut aksi pencurian yang dilakukan oleh salah seorang perempuan yang menurut warga sekitar tidak mereka kenali.
Wanita berhijab hitam itu, nyaris dihakimi warga akibat diduga mencuri sebuah handphone milik salah seorang mahasiswa. Beruntung sejumlah warga langsung mengamankan wanita berinisial AM (25) itu dan langsung melaporkan persoalan ini kepada pihak kepolisian yang tidak lama kemudian tiba di lokasi kejadian.
Dilansir dari Gorontalo Post (Jawa Pos Group), peristiwa pada Rabu (6/9) malam itu bermula saat Indah, salah seorang penghuni kosan didatangi oleh salah seorang wanita berjilbab hitam. Wanita yang tidak dikenalnya itu tiba-tiba datang dan meminta tolong untuk mengisi baterai handphone milik wanita itu dengan alasan sudah dalam keadaan mati total.
Tanpa curiga, Indah kemudian mengizinkan wanita tidak dikenalnya itu untuk menumpang mengecars handphone di kamar kosnya. Barulah beberapa saat kemudian, Indah mencurigai handphone milik wanita tidak dikenal itu sangat mirip dengan hanphone milik salah seorang temannya yang juga kehilangan handphone ketika tengah melaksanakan sholat di Masjid Kampus UNG, Rabu siang.
Indahpun langsung menanyakan asal Handphone yang dipegang pelaku. Saat itu, AM dengan santai menjawab bahwa handphone itu ditemukannya tercecer di Masjid Kampus UNG. Kecurigaan Indah pun semakin menjadi. Pasalnya, handphone yang sangat mirip dengan handphone temannya itu diketahui hilang saat terisi di dalam tas.
Indah pun langsung menghubungi temannya pemilik handphone itu dan benar saja hendphone itu memang milik teman Indah yang siang sebelumnya hilang di dalam tas miliknya. Suasana pun langsung memanas. AM yang nampak kaget dan panik hanya bisa berkelit saat diberondong pertanyaan oleh para penghuni kos yang mulai emosi.
Sejumlah warga pun langsung berinisiatif menelpon polisi untuk mengamankan pelaku. Tak lama kemudian AM langsung diamankan ke kantor Mapolres Gorontalo Kota bersama barang bukti satu buah handphone berwarna putih. "Ceritanya berputar-putar dari tadi, padahal jelas-jelas dia pencurinya," ujar Rian, salah seorang warga yang berada di lokasi kejadian.
Sementara itu, setibanya di Kantor Mapolres Gorontalo Kota, AM hanya bisa tertunduk saat diintrogasi oleh petugas. AM sendiri mengaku sebagai seorang mahasiswi di Universitas Gorontalo. Polisi pun hingga saat ini masih terus mengintrogasi pelaku.
"Kasusnya masih sementara ditangani oleh polisi, tapi korban sudah melaporkan persoalan ini di Kantor Mapolres Gorontalo Kota," tandas AKBP Wahyu Tri Cahyono, Kabid Humas Polda Gorontalo membenarkan persoalan ini.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
