Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 Agustus 2017 | 15.56 WIB

Perkelahian Sopir yang Tak Selesai Berujung Perusakan 14 Dump Truck

14 dump truk dirusak massa di ruas jalan Desa Harjosari, Kecamatan Suradadi, kemarin. - Image

14 dump truk dirusak massa di ruas jalan Desa Harjosari, Kecamatan Suradadi, kemarin.

JawaPos.com - Perselisihan antara sopir dump truck dan pengangkut tebu Desa Harjosari, Kecamatan Suradadi, Tegal, Jawa Tengah, pada Sabtu (26/8) yang berujung perkelahian berbuntut panjang. Sopir pengangkut tebu balas dendam hingga melampiaskan amarahnya kemarin.


Akibat kemarahan itu, massa mengamuk di ruas jalan Desa Harjosari, Kecamatan Suradadi, Tegal, Jawa Tengah, kemarin. Sebanyak 14 dump truck rusak parah. Yakni, 11 truk hancur di bagian depan. Satu truk menabrak rice mile. Ada pula truk yang didorong masuk ke saluran irigasi.


Santoso, 47, warga setempat, mengungkapkan, perusakan truk milik PT Citra Putra Mandiri (CPM) itu diduga akibat buntut perselisihan antara sopir dump truck dan sopir pengangkut tebu pada Sabtu sore (26/8).


Saat itu, dump truck yang dikemudikan Rudi Prasetyo yang membawa urukan untuk proyek pembangunan jalan tol sedang parkir. Tiba-tiba, truknya diserempet truk pengangkut tebu sehingga rusak di bagian bumper kiri.


"Sopir truk tebu saat itu tidak membawa uang. Sopir dump truck pun meminta STNK untuk dijadikan bahan laporan di kantor. Kejadian itulah yang diduga memicu terjadinya perusakan," ungkapnya.


Selepas magrib, lanjut Santoso, paguyuban sopir truk tebu PG Pangkah yang dikomando Agus Purwanto mendatangi kantor PT Waskita di Tarub. Tujuannya, menemui dan mendapatkan penjelasan secara langsung dari Rudi Prasetyo. Mereka sekaligus ingin mengambil STNK.


Entah bagaimana ceritanya, rombongan sopir truk tebu tersebut terlibat perkelahian dengan sopir dump truck yang saat itu berada di salah satu warung.


Persoalan tidak selesai di situ. Sekitar pukul 19.00, rombongan sopir dump truck ganti nglurug ke PG Pangkah. Perkelahian antarsopir truk itu pun tak terelakkan.


Akibatnya, Darno, 42, sopir truk tebu, warga RT 4, RW VI, Dukuh Randu, Desa Harjosari, Suradadi, mengalami luka di punggung. Dia lantas dilarikan ke rumah sakit.


Hal itu menyulut emosi warga Desa Harjosari. "Masing-masing memiliki anggota yang cukup banyak. Kejadian ini justru merugikan warga yang akhirnya kecewa kepada sopir dump truck maupun truk pengangkut tebu," ungkapnya.


Slamet, 42, warga lain, menambahkan, sekitar pukul 23.00, sopir truk tebu dan warga berkumpul. Mereka mencegat iring-iringan dump truck yang akan kembali ke lokasi parkir di Desa Sidamulya, Kecamatan Warureja.


Massa langsung mencegat dump truck di sekitar Jembatan Kali Cenang. Mereka langsung merusak 14 truk. Satu truk menabrak rice mile. Sebanyak 11 truk dijejer di sepanjang jalan yang akan mengarah ke timur dan mengalami kerusakan parah. Dua truk lainnya masuk ke saluran irigasi. Kondisinya juga rusak parah. Kaca depan pecah dan pintu rusak.


Suasana di sekitar lokasi kejadian, kata Slamet, sangat mencekam. Massa melakukan perusakan dengan menggunakan batu dan pentungan. Awalnya, Slamet dan warga lain menduga ada tawuran antarpemuda. Namun, begitu mereka mengecek, ternyata massa sedang meluapkan emosi. Suasana mulai mereda saat aparat kepolisian dan TNI datang dan menenangkan massa.


Hingga Minggu siang, deretan dump truck yang semua mengarah ke timur masih teronggok di sisi jalan. Lalu lintas pun tersendat. Ratusan warga berkerumun di sekitar dump truck yang kondisinya rusak parah. "Untung tidak ada korban jiwa," ujarnya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore