
Pramugari Vietjet Air dengan seragamnya
JawaPos.com - Saat melayani rute penerbangan Indonesia-Ho Chi Minh City (HCMC), manajemen Vietjet Air, maskapai penerbangan asal Vietnam menegaskan, pramugari mereka tidak akan memakai bikini.
Maskapai yang menargetkan mulai beroperasi di Indonesia pada Desember 2017 mendatang itu, konsep seragam para kru atau pramugari itu tetap mengedepankan unsur kesopanan.
Pantauan JawaPos.com, meski bukan bikini, seragam pramugari yang ditampilkan dalam konferensi pers di Jakarta tetap cukup seksi meski cenderung sopan. Pramugari maskapai pada umumnya, biasanya menggunakan rok pensil atau ketat hingga selutut.
Berbeda dengan seragam pramugari Vietjet Air yang memilih celana pendek kotak-kotak berwarna cokelat. Celana pendek tersebut 10-15 centimeter di atas lutut. Untuk ditambah kesan manis, para pramugari juga menggunakan ikat pinggang (belt) berwarna cokelat. Khas Vietjet Air dengan warna merah juga tergambar pada kaos seragam yang digunakan.
Kaos jenis T-shirt dengan kerah terbuat dari bahan katun dan spandex cukup ketat. Mereka juga memakainya dengan padu padan dimasukkan ke dalam celana sehingga membentuk lekuk tubuh. Layaknya seragam pramugari tentu disertai dengan syal atau scarf di bagian leher yang senada dengan warna celana.
Di sebelah kiri bagian dada pramugari terdapat papan nama (nametag) mereka. Beralih ke bagian atas rambut, mereka juga menggunakan aksesori topi khas pramugari yang membuat penampilan semakin manis. Seluruhnya juga menggunakan stocking untuk membuat penanpilan lebih sopan.
Di bagian ujung kaki, tentu sepatu merah senada dengan seragam menambah jenjang kaki para pramugari semakin indah. Mereka menggunakan sepatu dengan heels yang tak begitu tinggi sekitar 3 centimeter.
"Secara keseluruhan kami jamin pakaian kru kami sopan dan memperhatikan etika budaya di Indonesia. Bukan bikini," tegas Deputi Direktur Komersial Vietjet Air, Jay L Lingeswara dalam konferensi pers, Selasa (21/8).
Latar belakang munculnya persoalan bikini itu ternyata terjadi saat Vietjet Air melakukan peluncuran pada empat tahun lalu di Vietnam. Saat itu memang untuk peluncuran pertama kali dibukalah rute khusus menuju pantai terkenal di negara Vietnam.
Saat itu, para pramugari memang menggunakan bikini atau two pieces. Namun penampilan itu hanya untuk saat itu ketika peluncuran dilakukan. Tak berlaku lagi untuk seluruh rute hinhga saat ini.
"Saat itu skenarionya bagian dari promosi. Hanya satu kali saja menggunakan bikini dalam rute khusus. Momennya pas saat ke pantai. Dan kini di seluruh negara, seragam kru pramugari kami ya hanya seperti yang kami tampilkan saat ini," ungkap Jay.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
