Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 20 Agustus 2017 | 22.05 WIB

Warga Bantai Musnahkan Seluruh Anjing di Daerahnya

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Kasus rabies menjadi perhatian serius Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalbar. Pihaknya menyambut baik respon masyarakat terhadap penanganan kasus rabies. Mengingat masyarakat yang tinggal di suatu daerah mengambil kesepakatan bersama agar kasus ini tidak meningkat.


“Masyarakat responnya baik. Kami datang dan mereka menyambut baik sosialisasi yang dilakukan. Meskipun terkadang ada yang tidak bisa hadir karena terhalang pekerjaan,” terang Kepala Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalbar Abdul Manaf, sebagaimana dikutip dari Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), Minggu (20/8).


Ia mencontohkan di Desa Bantai, Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau. Masyarakat di sana sepakat memusnahkan semua anjing. Pemusnahan ini dilakukan setelah ada tiga orang meninggal dunia akibat rabies.


“Sebenarnya empat yang meninggal. Tiga di antaranya sudah positif rabies. Satu lagi dinyatakan suspect dan sedang dilakukan pemeriksaan lebih mendalam,” tuturnya.


Pemusnahan itu tetap harus dikoordinir. Ini dilakukan guna memastikan tidak ada lagi virus rabies yang masuk. Ini harus mendapat dukungan dari desa tetangga.


“Percuma saja satu desa memusnahkan semua anjing, tapi desa sebelahnya tidak melakukan vaksinasi. Dan ini harus dilakukan berdasarkan kesepakatan desa,” jelasnya.


Dikatakan Manaf, pihaknya juga melatih 30 tenaga vaksinator di Kabupaten Kayong Utara. Setelah pelatihan mereka bertugas melakukan penyuluhan, pendataan hingga vaksinasi hewan penular rabies.

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore