
Ilustrasi: petani garam.
JawaPos.com - Kelangkaan garam di Balikpapan akan segera teratasi. Pasalnya, pekan ini Balikpapan sudah kemasukan 20 ton garam dari Surabaya.
Dengan masuknya 20 ton garam itu, Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan M Saufan mengaku cukup optimistis pasokan garam di Kota Minyak akan aman sampai dua pekan ke depan. Karena, kata Saufan, sebelum kedatangan 20 ton garam, stok garam di Balikpapan masih ada 5 ton.
“Kalau kebutuhan bulanan memang sekira 50 ton, kalau masuk lagi 20 ton masih mampu mencukupi kebutuhan garam dua pekan ke depan,” terangnya.
Kendati stok garam aman, pihaknya mengatakan harga di pasaran mengalami kenaikan sebesar 30 persen dari harga normal. Dengan naiknya harga garam itu Dinas Perdagangan Balikpapan terus melakukan pemantauan harga dan kenaikan dinilai masih wajar.
“Kenaikannya itu dari pantauan 30 persen di pasaran. Ukuran 250 gram dari harga Rp 2000 menjadi Rp 3000, sedangkan yang Rp 20 ribu menjadi Rp 30 ribu,” ujar dia.
Untuk itu, Saufan meminta agar masyarakat tak perlu khawatir, mengingat stok garam masih aman dalam dua pekan mendatang. Meski memang secara harga ada sedikit kenaikan.
Menyinggung kenaikan harga ikan asin, pihaknya membantah kenaikan akibat melonjaknya harga garam. Dia justru menyebut kenaikan harga ikan karena gelombang tinggi bukan karena stok garam yang terbatas. “Harga memang ada kenaikan, hanya saja karena gelombang tinggi, bukan karena harga garam yang naik,” pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
