Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 5 Agustus 2017 | 15.47 WIB

Terungkap, Bayi di Freezer Disimpan Ibu Kandung Selama 3 Tiga Bulan

Akibat pernikahan siri, wanita ini membuang bayinya ke dalam freezeer. - Image

Akibat pernikahan siri, wanita ini membuang bayinya ke dalam freezeer.

JawaPos.com - Misteri penemuan bayi yang sudah beku di dalam freezer semakin terungkap. Ternyata pelakunya adalah ibu kandung bayi malang itu sendiri.


Dialah Sally, 24. Dia mengakui bahwa bayi berjenis kelamin perempuan (sebelumnya diduga laki-laki) tersebut merupakan darah dagingnya. Kepada penyidik, Sally mengaku sengaja memasukkan bayi tersebut ke freezer Mei lalu.


Paur Subbag Humas Polres Tarakan Ipda Deny yang mewakili Kapolres AKBP Dearystone Supit menceritakan, tersangka SL (Sally) Mei lalu telah melahirkan bayi perempuan tanpa dibantu siapa pun di Jalan Lestari, RT 21, Kelurahan Karang Harapan.


Sally melahirkan bayi itu di dalam toilet rumahnya dengan sebuah ember tempat mandi bayi yang diisi air untuk membantu persalinannya.


"SL mengaku, setelah dilahirkan, bayinya meninggal dunia. Karena panik, akhirnya dia membungkus bayi malang itu dengan plastik hitam dan dimasukkan ke dalam kulkas," bebernya pada Kamis (3/8).


Berselang dua hari, bayi yang sudah meninggal tersebut dibawa Sally ke tempat pencucian mobil yang dikelolanya bersama sang suami di Kampung Satu. Sebab, dia menganggap lokasi itu sebagai tempat yang paling aman untuk menyimpan sang buah hati yang tak diinginkannya tersebut.


SL merupakan istri siri keempat DH yang sengaja diberi kepercayaan untuk mengelola tempat pencucian mobil sekaligus warung di lokasi yang sama.


"Dia bawa mayat bayi yang dibungkus plastik hitam dengan menggunakan mobilnya pada pagi hari. Karena pagi hari belum ada pekerja di lokasi pencucian mobil. Sampai di lokasi, SL langsung menyimpan bayi malang ke dalam panci yang ada di dalam freezer tersebut. Setelah itu, SL menindih plastik berisi bayi tersebut dengan bahan makanan di freezer," ungkapnya.


Untuk menutupi perbuatannya, Sally mewanti-wanti pekerja di tempat pencucian mobil agar tidak membuka bungkusan plastik hitam. "Dia bilang, 'Jangan ada yang menyentuh bungkusan plastik hitam,'" bebernya.


Meski tersangka mengatakan bahwa bayi sudah meninggal saat dilahirkan, penyidik akan terus mendalami penyebab meninggalnya bayi malang itu

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore