Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 28 Juli 2017 | 21.44 WIB

Petani Lampung Panen Bawang Merah, Hasilnya Menggembirakan

Petani bawang saat panen - Image

Petani bawang saat panen

JawaPos.com - Petani bawang merah di Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah hari ini tampak tersenyum. Mereka saat ini menjalani panen pertama bawang merah yang hasilnya mencapai 21 ton bawang merah dari 0,5 hektar (ha) lahan.


Menariknya para petani bertanam berkat pemberayaan yang dilakukan oleh PT Santosa Agrindo (SANTORI), anak usaha PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA).


Santori berhasil memanem sekitar 2,1 ton bawang merah dari luasan lahan sekitar 0,5 hektar, nantinya bawang ini akan diolah untuk menjadi bawang bibit,” ujar Zam Zam Qodaruddin di Lampung, Jumat (28/7).


Zam Zam menyebut, nantinya bawang bibit akan digunakan untuk mengembangkan ujicoba di lahan petani dan ditanam kembali di demplot. Ada sekitar 20 orang petani yang akan menerima manfaat langsung dari program tersebut.


Dalam pemberdayaan petani bawang merah ini Santori bekerjasama dengan Fakultas Pertanian Universitas Lampung (Unila). Bentuk kerjasama itu memberikan pelatihan kepada calon petani mitra mengenai dasar tehnik bertanam bawang.


“Selain pelatihan dalam kelas, petani mitra juga akan mendapatkan pelatihan lapangan mulai dari pengolahan lahan, perawatan tanaman, hingga nantinya pengolahan masa panen,” sebutnya.


Ke depan Santori menjadikan Kecamatan Anak Tuah sebagai sentra bawang. Pemikiran itu selain bertujuan untuk mendukung program Kementerian Pertanian (Kementan), juga merupakan bentuk komitmen Santori terhadap pemberdayaan masyarakat di sekitar lokasi usaha.


“Program pengembangan Bawang Anak Tuha merupakan salah program unggulan Social Investment JAPFA,” jelas Head of Social Investment Dept. JAPFA. R. Artsanti.


Artsanti menjelaskan, program pengembangan Bawang Anak Tuha dikembangkan dengan model pengembangan kelompok tani dan berdasarkan prinsip bantuan bibit bergulir. Sehingga nantinya penerima manfaat akan terus dapat berkembang setelah selesai satu putaran program.


“Pilihan JAPFA untuk mengembangkan bawang di Anak Tuha terutama karena harga jual bawang yang cenderung stabil, sehingga nantinya dapat mendorong kesejahateraan petani di sekitar lokasi usaha,” Artsanti menjelaskan.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore