
Ilustrasi
JawaPos.com - Kecelakaaan menimpa sebuah perahu motor yang mengangkut 18 penumpang dari Kampung Seniplu tujuan Distrik Batani Kabupaten Pegunungan Bintang. Perahu ini, terbalik di Sungai Mamberamo Hulu, tepatnya Kampung Leiwar Maramna, Kabupaten Pegunungan Bintang, Sabtu (22/7) malam. Akibat kecelakaan ini, 5 penumpang dilaporkan selamat, sementara 13 orang lainnya masih dalam pencarian.
Dari data yang dihimpun Cenderawasih Pos (Jawa Pos Group), perahu tersebut pada hari Sabtu (22/7) lalu sekitar pukul 19.00 WIT berangkat dari Kampung Siniplu tujuan Distrik Batani Kabupaten Pegunungan Bintang. Setelah itu sekitar pukul 20.00 WIT atau satu jam kemudian, perahu dikabarkan mengalami kecelakaan dan terbalik di Kampung Leiwar Maramna.
Kepala Kantor SAR Jayapura, Melkianus Kotta, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya Minggu (23/7) pagi, mendapatkan laporan dari masyarakat terkait dengan terbaliknya perahu di Pegunungan Bintang ini.
Menyikapi laporan tersebut, pihaknya telah mengirim 2 tim anggota SAR Jayapura untuk melakukan pencarian terhadap 13 orang penumpang yang dikabarkan belum ditemukan dalam insiden perahu terbalik tersebut.
"Kami sudah mengirimkan 2 tim SAR Jayapura, di mana 1 tim melalui jalur udara dengan pesawat Pilatus Porter milik PT AMA yang sudah diberangkatkan sekitar pukul 10.45 WIT dan sudah tiba di Distrik Batani pada pukul 12.10 WIT. Tim ini langsung melakukan pencarian,”ungkap Melkianus Kotta kepada Cenderawasih Pos, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Minggu (23/7).
Sementara itu, lanjut Melkianus, satu tim yang lain dibantu dengan masyarakat setempat dikerahkan lewat jalur darat menuju Muara Nawa Distrik Airu dan akan menuju ke Distrik Batani Pegunungan Bintang.
Melkianus mengaku pihaknya tetap akan memaksimalkan upaya pencarian terhadap 13 penumpang lainnya yang dikabarkan masih hilang, dengan menggunakan 2 perahu karet milik tim SAR Jayapura yang telah dibawa menggunakan pesawat Pilatus kemarin.
"Kami akan maksimalkan untuk melakukan pencarian bersama-sama dengan masyarakat setempat, untuk mencari 13 penumpang yang dikabarkan hilang ini," ucapnya.
Hanya saja, hingga sore kemarin, pihaknya belum bisa berkomunikasi dengan tim SAR yang telah diberangkatkan ke sana atau di lokasi kejadian. Sebab komunikasi atau jaringan ke sana sampai saat ini masih terputus.
"Kami belum dapat perkembangan dari tim di sana, karena komunikasi masih terputus dan radio signal yang dibawa oleh tim kami sampai saat ini belum bisa terhubung," ujarnya.
Informasi terakhir, saat ini tim SAR yang mengikuti jalur udara telah bermalam di Distrik Batani dan tim SAR yang mengikuti jalur darat saat ini dalam perjalanan menuju ke Muara Nawa Distrik Airu dan akan bermalam di sana.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
