Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Juli 2017 | 15.59 WIB

Begini Akibatnya Kalau Tertimpa Buah Kelapa

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Peristiwa tragis menimpa Sahlan alias Heri, warga Desa Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Rabu pagi (12/7). Pria 47 tahun itu tewas mengenaskan setelah tertimpa kelapa di sebuah kebun kelapa tak jauh dari rumahnya. Buah kelapa yang masih muda itu tepat menimpa ubun-ubunnya. Tak pelak, Sahlan yang berpegangan pohon kelapa di ketinggian lima meter langsung “terjun bebas” ke tanah.


Bapak dua anak itu langsung terkapar di tanah. Sempat diberi pertolongan  temannya, tapi takdir berkendak lain. Sahlan mengembuskan napas terakhirnya di kebun kelapa. “Saya tidak menyangka kalau korban jatuh dari atas pohon kelapa yang ada di kebun saya,” ungkap Ilyas, pemilik pohon kelapa. Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Banyuwangi menyebutkan, pagi itu Sahlan bersama dua rekannya mendapat job memetik buah kelapa di kebun milik Ilyas. Pekerjaan memanjat kelapa itu sudah dilakoni cukup lama. Pukul 08.00, Sahlan mulai memanjat pohon kelapa.


Dia memanjat sembari membawa sebilah sabit untuk memotong kelapa dan janur. Setelah berhasil mengunduh kelapa dan janur, Sahlan pun turun dari pohon. Di luar kontrol, ada sebuah gagang pohon kelapa muda yang kena bacok tertinggal di atas pohon. Pada saat turun (sekitar 5 meter dari tanah), kelapa muda yang tertinggal tadi jatuh tepat mengenai ubun-ubun Sahlan. “Begitu ketiban kelapa, Sahlan langsung terpental dan jatuh ke tanah dengan ketinggian 5 meter,’’ ujar Salimin, 40, teman Sahlan yang ikut menunggui di bawah.


Salimin dan Buang (teman lainnya) sempat memberikan pertolongan dengan memberikan air minum. Saat itu, Sahlan masih bernapas. Sesaat kemudian, tubuhnya lemah dan dingin. Sahlan pun mengembuskan napas terakhirnya di kebun kelapa. “Jatuhnya cukup keras. Kelapa muda yang jatuh cukup berat. Beratnya sekitar 4 Kg,’’ ujar Buang, 40, warga Lingkungan Tanjung, Kelurahan Klatak, Kalipuro tersebut.


Selanjutnya, tubuh Sahlan langsung dibawa ke rumah duka, tak jauh dari rumahnya. Pemilik kebun kelapa Ilyas ikut mengantar jasad Sahlan ke kediaman korban. “Ketinggian pohon sekitar 10 meter. Meninggalnya Sahlan lang sung kita kabarkan ke warga Bulusan,’’ kata Ilyas, sang pemilik kebun kelapa. Siti Aisyah, 38, istri Salman me nyambut jenazah dengan ta ngisan histeris. Dia tidak bisa membendung air mata begitu melihat jasad suaminya tiba. “Ini sudah takdir yang harus diterima oleh suami saya,’’ saya,” ucap Aisyah sembari memelut erat jenazah suaminya.


 Kapolsek Kalipuro AKP Supriyadi melalui Kanit Reskrim Aiptu Agus Suprapto membenarkan ada kejadian warga yang tewas tetimpa kelapa. Menurut Agus, kejadian tersebut murni kecelakaan. Buah kelapa menimpa kepala korban hingga terjatuh dan meninggal di kebun milik Ilyas. “Salman alias Heri tewas akibat kejatuhan kelapa dan jatuh dari ketinggian lima meter. Ada bekas memar di kepala korban yang diakibatkan oleh benturan benda tumpul berupa buah kelapa,” jelas Agus. (cw2/aif/JPG)

Editor: Soejatmiko
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore