
Ilustrasi
JawaPos.com – Nahas menimpa Jemaat Persekutuan Angkatan Muda (PAM) Viadolorossa yang melakukan aksi sosial di Kampung Uta, Distrik Mimika Barat Tengah (MBT). Kapal motor yang mereka tumpangi mengalami kebocoran dan tenggelam di Kali Ipaya, Distrik Amar, Senin (26/6) sekitar pukul 16.30 WIT.
Namun 24 penumpangnya termasuk dua motoris di dalam perahu bantuan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) tersebut selamat dan berhasil dievakuasi. Namun, seorang pemuda yang diketahui bernama Isak, mengalami luka diduga terkena benda tajam, dan langsung dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika.
Kepala Kantor SAR Timika, Makhfud saat ditemui wartawan usai menyaksikan proses evakuasi di Pelabuhan Basarnas, Poumako, Selasa (27/6) kemarin menuturkan, tim berhasil mengevakuasi 20 penumpang termasuk satu motoris. Sementara empat orang lainnya yang merupakan warga kampung Uta tetap melanjutkan perjalanan.
“Sebanyak 19 orang yang kita evakuasi hari ini (kemarin, red), ditambah satu motoris, satu penumpang atas nama Isak mengalami patah atau fraktur terbuka pada kaki kiri. Sebagian penumpang lainnya mengalami luka lebam, memar dan trauma. Seluruh penumpang langsung dievakuasi ke RSUD untuk menjalani pemeriksaan sebelum kembali ke rumah,” ujarnya.
“Puji syukur, semua korban selamat. Kami kerahkan tiga tim, 11 personel dengan satu speed boat dan dua perahu karet," imbuh dia sebagimana dilansir dari Radar Timika (Jawa Pos Group).
Sementara itu, anggota Majelis Viadolorosa yang memimpin rombongan, Romy kepada wartawan mengatakan, keberangkatan rombongan ke Kampung Uta, untuk melaksanakan kegiatan bakti sosial.
Romy menuturkan, tim yang berangkat menggunakan dua perahu. Satu perahu berukuran lebih kecil ditumpangi sembilan jemaat ditambah dua motoris, berhasil sampai ke Kampung Uta. Sedangkan perahu dengan ukuran lebih besar yang ditumpanginya bersama jemaat lain mengalami musibah.
“Perahu kita ini yang mengalami musibah, kemudian kami dievakuasi. Sedangkan perahu pertama yang berukuran agak kecil sudah sampai di Uta,” ujar Romy yang tampak masih trauma akibat kejadian tersebut.
Lukas, salah satu motoris yang turut dievakuasi menjelaskan, rombongan berangkat dari Pelabuhan LPMAK pada Senin (26/6) pagi pukul 09.00 WIT menuju Kampung Uta.
Sebelum terjadi musibah, perahu yang dimotori oleh Marsel, menabrak akar pohon yang mengakibatkan kebocoran. Kebocoran kemudian berusaha ditutupi dengan menggunakan kain. Setelah itu perahu melanjutkan perjalanan. Namun, saat tiba di kali Ipaya menuju Kampung Paripi lama, bodi perahu berbahan fiber tersebut terus dihantam ombak, sehingga kebocoran makin membesar, dan tidak mampu disumbat, yang mengakibatkan perahu karam.
“Perahunya memang tipis. Untungnya ada pengusaha menuju ke Potowaiburu, dia yang bantu selamatkan kami ke darat. Mereka lihat ada pelampung,” kata Lukas.
Perahu tersebut setelah mengevakuasi seluruh penumpang ke daratan, kemudian memberikan pertolongan kepada satu korban Isak yang mengalami luka cukup parah menuju ke Kampung Amar. Namun karena tidak ada petugas, sehingga korban kembali dibawa ke Kampung Ipaya.
“Saya bilang ke Ipaya saja, karena lebih dekat sekitar 15 menit. Tapi mereka yang bantu kita sudah menumpang lagi, jadi kita ikut mereka, padahal ke Amar itu sekitar dua jam perjalanan lewat kali. Untuk ada petugas kesehatan yang stay di Kampung Ipaya membantu mengobati, termasuk menyediakan makanan untuk kami di sana,” terangnya.
Lebih lanjut Lukas mengatakan, saat terjadi musibah hanya satu penumpang yang menggunakan pelampung. "Padahal banyak pelampung di perahu," katanya.
Sementara itu, tampak seluruh penumpang mengalami trauma. Saat tiba seluruh keluarga dan jemaat menyambut dengan isak tangis, serta memanjatkan doa atas keselamatan para penumpang.(rex/sad/JPG)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
