Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Juni 2017 | 23.10 WIB

Hati-hati, Buah Anggur dari Australia Mengandung Formalin

Tim Pengawas Pangan Terpadu Karawang ketika melakukan uji lab buah anggur asal Australia. - Image

Tim Pengawas Pangan Terpadu Karawang ketika melakukan uji lab buah anggur asal Australia.

JawaPos.com - Buah Anggur asal Australia ternyata mengandung formalin. Hal itu terungkap ketika tim pengawas Pangan Terpadu Karawang melakukan sidak di Pasar Baru Karawang, Jawa Barat.


Dalam temuan tim pengawas pangan, kadar formalin pada anggur tersebut melebihi batas indikator formalin yang dibawa oleh petugas.


Saat dilakukan uji laboratorium, ekstrak anggur tersebut berubah menjadi ungu yang diperkirakan kadar formalinnya melebihi 1,5 ppm.


“Anggur yang kita temukan ini sudah sangat parah kondisi formalinnya. Karena warna ungu ini melebihi angka indikator dalam tabel warna formalin. Kemungkinan langsung dicelupkan dan di rendam dalam proses pengawetan,” kata salah satu petugas laboratorium Tim Pengawasan Pangan Terpadu Karawang, dilansir Pasundan Ekspres (Jawa Pos Grup), Kamis (15/6).


Di tempat yang sama, Sekretaris Tim Pengawasan Pangan Terpadu Karawang, Kadarisman menjelaskan buah anggur yang ditemukan mengandung formalin tinggi tersebut berasal dari Australia.


“Menurut pedagang, ini berasal dari Australia,” ucapnya.


Selain buah anggur, sejumlah zat kimia berbahaya juga ditemukan pada sejumlah makanan pasar lainnya.


“Dari 24 sample makanan yang kita periksa kandungannya ada sebanyak 9 makanan yang mengandung boraks dan formalin,” ujarnya.


Disebutkan Kadarisman diantaranya yang mengandung formalin Ayam potong, Anggur Impor, Kolang-kaling dan Bakso. Sedangkan untuk makanan yang mengandung boraks yakni Pacar cina hitam dan pink, lalu Cincau hijau, hitam dan merah.


“Sejumlah pedagang sudah kita sosialisasikan. Dan mereka harus mendatangi berita acara, jika menjual lagi akan kita berikan sanksi atau barang-barang kita sita. Lalu kita juga akan selusur produsen yang membuat olahan makanan tersebut,” ujarnya.


Dirinya mengatakan tim Pengawasan Pangan Terpadu Karawang yang bertugas sebagai pengontrol pasokan kebutuhan pokok juga sebagai penjamin keamanan kualitas pangan.


“Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk cerdas memilih makanan yang sehat saat melakukan belanja di pasar. Dan para pedagang pun harus bertanggungjawab atas barang jualannya dari harga maupun kualitas,” pungkas dia.(aef/tra/mam/JPG)


Editor: Imam Solehudin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore