
Ilustrasi
JawaPos.com - Empat orang komplotan pencurian dengan pemberatan (curat) yang sempat meresahkan warga dan wisatawan di sekitar Jalan Legian, Kuta diamankan jajaran Kepolisian Sektor Kuta setelah melakukan aksinya pada salah seorang wanita WN Jepang Mikiko Kyo, 29 di ATM Bank Mandiri, Toko Circle K Jalan Legian.
“Dalam aksinya salah satu tersangka menawarkan jasa untuk membantu mengambilkan uang di ATM tersebut, dan beberapa rekan lainnya mengawasi,” terang Kapolsek Kuta Kompol I Wayan Sumara sebagaimana dilansir Bali Express (Jawa Pos Group), Selasa (30/5).
Keempat pelaku tersebut tiga diantaranya berasal dari Kecamatan Kubu Karangasem yaitu I Made Suardana, 33 alias Beker, I Gede Ardana, 32 dan I Kadek Depin, 25. Sementara seorang lainnya I Gede Sukarmaya, 36 berasal dari Buleleng. Komplotan tersebut sudah sering melakukan aksinya sambil berpura-pura menjadi tukang ojek, namun korbannya jarang melapor.
Kebetulan Mikiko saat itu sekitar pukul 19.00 wita bermaksud mengambil uang di dalam toko Circkle K Jalan Legian. Korban lalu diantarkan pelaku I Kadek Depin untuk masuk ke dalam toko menuju ATM. Merasa mendapatkan korban, Depin langsung mengontak ketiga rekannya. Kemudian Depin keluar dan mengawasinya dari luar.
Saat itu korban tengah melakukan transaksi sebesar Rp2 juta, yang kemudian uang tersebut disimpan didalam tas. Tiba-tiba datang Beker yang berpura-pura membantu korban bertransaksi. “Beker melarang korban untuk membatalkan transaksi dan pelaku langsung melanjutkan transaksi dengan penarikan uang,” terangnya.
Korban yang mengetahui aksi tersebut berusaha menghentikan pelaku, namun pelaku tetap melanjutkan transaksi dan menarik uang sebesar Rp2 juta. Setelah uang keluar pelaku langsung mengambil dan menyerahkan dengan cepat kepada dua rekannya Gede Ardana dan Sukarmaya yang telah stanbay didekat Beker. Beker sendiri bertugas menghalang-halangi korban saat korban bertransaksi untuk kedua kalinya.
Melihat uangnya diambil dan diserahkan kepada orang lain, korban langsung berteriak meminta uangnya kembali. Dengan modus mengembalikan sebesar Rp1 juta, korban dibuatnya percaya seakan-akan uangnya telah dikembalikan.
Merasa uangnya telah dikembalikan, korban langsung pergi. Namun korban kembali kaget setelah menerima pesan melalui Mobile Banking yang memberitahukan bahwa pihaknya telah bertransaksi sebesar Rp4 juta, padahal setelah dicek uang didalam tasnya hanya Rp3 juta.
“Jadi merasa uangnya hilang Rp 1 Juta,, korban akhirnya melaporkan kepada kepolisian,” terangnya.
Berbekal informasi ciri-ciri pelaku, akhirnya jajaran kepolisian polsek kuta berhasil membekuk kawanan pencuri tersebut tiga jam setelahnya. Sayangnya CCTV dilokasi pun juga dalam keadaan mati.(afi/nas/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
