Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 Mei 2017 | 10.15 WIB

Rintihan Istri Korban Kecelakaan Truk Maut: Nyawa Diganti Nyawa

Suasana duka di rumah korban tabrakan maut truk trailer di Jalan Mesjid Helvetia Medan, Minggu (28/5). - Image

Suasana duka di rumah korban tabrakan maut truk trailer di Jalan Mesjid Helvetia Medan, Minggu (28/5).

JawaPos.com - Ida Parwitasari tidak pernah mengira suami dan dua anaknya akan pergi untuk selamanya pada Minggu 28/5). Apalagi kepergian orang yang dicintainya itu akibat kecelakaan maut terlindas sapuan truk trailer pengangkut alat berat.


Di rumah duka yang terdapat di kediaman korban Jalan Masjid, Helvetia, Ida Parwitasari dengan kondisi penuh berduka menuturkan, tak menyangka akan kejadian itu. Terduduk, dia meratapi jasad ketiga orang yang disayanginya itu. “Tidak ada fisarat apapun. Saya tidak menyangka,” ungkapnya seperti dilansir Sumut Pos (Jawa Pos Group), Senin (29/5).


Diketahui, suami Ida yang bernama Indra Subahan Purba menjadi korban maut bersama dua orang anaknya, Arisa Salwa (13) dan Anas Majid (8) di Jalan Ring Road Medan, Sumatera Utara (Sumut) pada Minggu pagi (28/5).


Selain kehilangan orang dicintai, anaknya yang lain, Afia Zahro Purba mengalami patah kaki akibat terlindas truk tersebut. Kepergiaan suami dan anak-anak benar-benar membuat Ida terpukul. Apalagi selama ini Indra yang sehari-hari berdagang ikan di Pasar Sei Sikambing adalah tulang punggung keluarga.


Ida menyebut, sebelum kejadian maut itu, suaminya sengaja pergi jalan-jalan bersama anak-anak. Atas kejadian ini dia berharap polisi memberikan hukuman setimpal kepada sopir truk dengan hukuman yang berlaku di negeri ini. “Nyawa diganti nyawa. Saya minta pelaku diberikan hukuman berat,” kata Ida.


Di tempat yang sama, Kasatlantas Polrestabes Medan, AKBP Indra Warman menyebut, sopir truk telah diamankan di Mako Satlantas Polrestabes Medan. Sopir truk itu bernama Saiful Fadli (41) yang mengemudi truk dari dari Langsa, Aceh dengan tujuan Marindal. Dari hasil pemeriksaan, sopir tidak dalam kondisi mabuk atau terpengaruh obat-obatan.


“Dari hasil pemeriksaan katanya rem truk waktu itu blong. Dia baru mengetahuinya saat kejadian tersebut. Sebelumnya, tak jauh dari persimpangan rem truk masih berfungsi,” kata Indra. (dvs/iilJPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore