
Ilustrasi
JawaPos.com- Saeful Rizal, pesilat asal Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, Jember, meregang nyawa saat menjalani latihan rutin Sabtu (6/5) . Di tengah latihan, dia tiba-tiba kejang dan pingsan. Saeful kemudian dilarikan ke Puskesmas Mumbulsari. Namun, nyawanya tak terselamatkan.
Ketua Cabang PSHT Jember Djono Wasinudin kepada Jawa Pos Radar Jember Senin (8/5) menyatakan, Saeful baru dua bulan bergabung di PSHT. Insiden kejang berujung tewas yang menimpa Saeful terjadi saat latihan berlangsung dua jam. Saat itu, Saeful melakukan salah satu gerakan PSHT yang disebut jatuh belakang.
’’Jatuh belakang ini sebenarnya bukan termasuk gerakan yang berbahaya. Justru tujuannya adalah melatih posisi refleks untuk menghindari cedera saat tiba-tiba jatuh,’’ jelas Djono.
Dia menambahkan, PSHT tidak memiliki prosedur cek kesehatan saat pendaftaran. Karena itu, pihaknya tidak tahu persis kondisi kesehatan para murid serta penyakit-penyakit yang diderita mereka. ’’Kami tujuannya persaudaraan. Jadi, siapa saja boleh bergabung,’’ tegasnya.
Kendati merasa tidak ada kesalahan prosedur oleh pelatih, Djono menyatakan akan tetap melakukan evaluasi internal setelah meninggalnya salah seorang murid perguruan itu. ”Meninggal di tengah latihan seperti ini baru pertama terjadi. Kasus ini akan kami angkat di agenda evaluasi tiga bulanan,’’ ucapnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Mumbulsari dr Rukhin menjelaskan, pihaknya tidak menemukan bekas luka pada diri Saeful. Dia juga mengaku tidak tahu persis penyebab kematian korban.
Di tempat terpisah, Kapolsek Mumbulsari AKP Heri Supatmo mengungkapkan, keluarga korban menolak saat pihaknya hendak melakukan visum terhadap jenazah Saeful. Menurut dia, keluarga dengan legawa menerima meninggalnya korban dan berinisiatif lekas memakamkannya. ’’Keluarga tidak berkenan saat jasad korban hendak divisum,’’ ungkapnya. (was/aro/c5/diq)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
