Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 2 Mei 2017 | 10.55 WIB

Pengamanan Ekstra Ketat pada Rekonstruksi Pembunuhan Sadis Andi Lala

Andi Lala, tersangka pembunuhan satu keluarga di Medan. - Image

Andi Lala, tersangka pembunuhan satu keluarga di Medan.

JawaPos.com - Jajaran Ditreskrimum Polda Sumatera Utara (Sumut) bakal menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang menimpa Nuriyanto dan keluarga di Medan, dengan tersangka Andi Lala cs.


Dari informasi yang didapat Sumut Pos (Jawa Pos Group), rekonstruksi itu digelar hari ini, Selasa (2/5). Untuk memastikan keamanan rekonstruksi itu, Polda Sumut akan mengerahkan 200-an personel polisi di Jalan Mangaan, Mabar, lokasi pembunuhan.


Direskrimum Polda Sumut Kombes Pol Nurfallah menuturkan, jumlah personel sebanyak itu diturunkan untuk mengawal rekonstruksi tersebut, karena kasus pembunuhan keji itu menyita perhatian serius.  Apalagi ada potensi kemarahan massa pada rekonstruksi akan berlangsung di Tempat Kejadian Perkara (TKP). "Saya tak bisa pastikan kapan, namun dalam pekan ini. Sekitar 200-an personel rencananya kami turunkan," ujar Nurfallah seperti dilansir Sumut Pos (Jawa Pos Group), Selasa (2/5).


Perwira polisi berpangkat tiga melati emas ini tak mau membeberkan kapan hari digelarnya rekonstruksi tersebut. Dalihnya, polisi masih menunggu waktu yang tepat. "InsyaAllah dalam pekan ini, saya tak bisa bilang kapan. Soalnya sepekan ke depan banyak kegiatan. Mudah-mudahan rekonstruksinya berlangsung pekan ini," bebernya.


Namun, menurut informasi yang dihimpun rekonstruksi kasus pembunuhan tersebut akan digelar hari ini, Selasa (2/5).  Sementara itu, salah satu tetangga korban, Ani mengatakan, warga menunggu proses rekonstruksi pembunuhan sekeluarga.


"Banyak kali orang nanya kapan rekontruksi, itu yang nanya warga dari jauh-jauh. Yang jelas, kalau nanti jadi rekontruksi pasti banyak warga yang datang. Takutnya, bakal dimaki dan dilempari warga si Andi Lala," kata Ani.


Murni, ibu kandung Almarhum Riyanto, mengatakan, rekonstruksi akan berlangsung ramai karena masyarakat akan datang untuk menyaksikan.


"Kami belum terima informasi soal rekonstruksi. Kalau memang jadi awal bulan ini, pasti ramai dan masyarakat bakal banyak yang kesal dengan ulah si Andi Lala. Sekarang saja saya dengar banyak masyarakat yang bilang bakal habis si Andi Lala dilempar warga kalau rekontruksi," kata Murni.


Wanita berusia 60 tahun ini berharap, pihak kepolisian memberikan pengamanan maksimal untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan dari masyarakat.


"Kalau memang jadi rekonstruksi, ini bakal ramai dan ribut. Polisi harus buat pengamanan kuat, kalau tidak pasti terjadi yang tak diinginkan. Sekarang aja, saya banyak dengar ucapan warga yang aneh - aneh," kata Murni. (dvs/fac/ila/iil/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore