
Salah seorang warga saat menunjukan barang milik pria yang dikejar di Kampung Pamuruyan RT 01/ 01 Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak.
JawaPos.com - Warga Kampung Pamuruyan RT: 01/01 Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak dikejutkan dua kali suara ledakan mirip senjata api. Sebelum terjadi letusan terlihat dua moter terlibat aksi kejar-kejaran.
Peritsiwaa tersebut terjadi di jalan Suryakencana, tepatnya di jembatan Pamuruyan sekitar pukul 07.30 WIB Jumat (28/4/). Terjadi aksi kejar-kejaran dua sepeda motor jenis matic.
Warga melihat, dua orang berboncengan mengejar seorang pengemudi. Tepat di Jembatan Pamuruyan itu, pengendara yang dikejar terjatuh. Tanpa memperdulikan keadaan, pengendara itu langsung melarikan diri ke arah Desa Warnajati.
Sementara itu, salah satu orang dari pengendara yang mengajar mengacungkan senjata api. Dua letusan senjata api pun terdengar warga.
“Sebelum terjatuh, pengendara yang dikejar itu kendaraannya ditabrak dari arah belakang. Kalau gak salah, yang ngejar motornya warna putih sementara yang dikejar warna hitam,” ujar warga, Wilman.
Wilman mengaku baik yang dikejar ataupun mengejar tidak dikenalinya. Namun, orang yang dikejar memiliki ciri-ciri perawakan tinggi kurus, kaos hitam, bercelana jeans pendek, memakai helm hitam dan bertato di lengan sebelah kanan.
Sementara yang mengejar, berpakaian serba hitam. “Sepertinya akan ditangkap, tapi pria yang dikejar berhasil melarikan diri,” imbuhnya.
Warga sempat menduga yang melakukan pengejaran itu adalah aparat kepolisian. Namun sayang, pria yang dikejar itu berhasil kabur setelah loncat dari jembatan.
“Seperti polisi, tapi gak tahu juga. Soalnya, setelah pria yang dikejar kabur, yang mengejar juga langsung meninggalkan lokasi,” singkatnya.
Sementara itu, Kapolsek Cibadak, AKP Jerry Said menyatakan, pihaknya belum bisa memastikan apakah pengejar itu anggota atau bukan. Menurutnya, keterangan sejumlah saksi berikut barang bukti tengah dikumpulkan.
“Masih kita selidiki kasus ini. Keterangan saksi dan barang bukti telah kami amankan. Kami akan kembangkan,” singkatnya.(ren/pj/yuz/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
