
Kapal raksa jenis Floating Dock Pesanan Amerika yang diproduksi oleh PT CSM di Seilekop, Sagulung, Jumat (28/4).
JawaPos.com - Perusahaan galangan kapal PT Canuarta Star Marine (CSM) mendapatkan pesanan kapal dari Amerika Serikat jenis
Floating Dock. Kapal canggih pesanan Amerika itu terbuat dari coran semen yang diberi nama "Peleke Nui".
Menurut Direktur Utama PT CSM Canuarta, Floating Dock itu sengaja dibuat berbahan coran semen. Karena menurut penuturan para ahli rancang bangun kapal, coran semen untuk bagian dasar kapal jauh lebih kuat dan awet ketimbang pakai besi.
"Kalau coran semen bisa tahan sampai 20 tahun. Makanya Amerika mau yang seperti itu. Kalau besi lima tahun saja sudah docking," ujar Canuarta seperti dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Sabtu (29/4).
Dengan rampungnya pembangunan kapal floating dock pesanan Amerika itu, sambung Canuarta, industri galangan kapal di Batam sudah tak diragukan lagi.
Industri galangan kapal tidak saja bisa bersaing dikancah internasional, tapi juga sudah mampu memproduksi kapal-kapal yang belum pernah dibuat atau belum pernah ada sama sekali. "Ini baik bagi kita semua, sebab kita sudah bisa produksi kapal yang besar dan unik yang belum pernah dibuat dinegara lain. Semoga kedepan semakin sukses lagi," ujarnya.
Untuk diketahui, kapal coran semen yang diproduksi PT CMS memiliki panjang 138 meter dan lebar 46 meter. Kegunaannya untuk memperbaiki kapal lain di atas laut. Pembangunannya dimulai sejak awal 2016 lalu di lokasi galangan kapal PT Karyasindo Samudera Biru (KSB), Seilekop, Sagulung, Batam. Rencananya dalam waktu dekat kapal itu akan segera diluncurkan.
Kendati dibuat di Indonesia, kapal ini didesain oleh tenaga ahli gabungan dari Amerika, Iran, Nyanmar, Bangladesh dan Tiongkok. Bentuk kecanggihan dari kapal coran semen ini, ia tidak saja hanya mampu mengapung diatas air tapi juga mampu memuat dua unit kapal yang diperbaiki jika masing-masing kapal tersebut panjangnya di bawah 120 meter.
"Kapal ini juga bisa di-setting benam di dalam air agar kapal yang akan diperbaiki bisa masuk. Jika kapal yang diperbaiki sudah masuk maka dia bisa muncul kembali ke permukaan laut," terang Canuarta. (eja/iil/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
