
Ilustrasi
JawaPos.com - Jembatan Timbang dianggap hanya sebagai alat untuk digunakan sebagai alat Pendapatan Asli Daerah (PAD). Padahal ada fungsi lain yang lebih penting yaitu sebagai kontrol beban kendaraan.
Berangkat dari hal tersebut, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan ke Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) atau jembatan timbang Balonggandu di Kecamatan Jatisari, Karawang, Kamis (27/4).
Dalam kunjungannya Menhub Budi yang didampingi Dirjen Bina Marga Kementerian PU-Pera Arie S Moerwanto memperhatikan kondisi kelayakan jembatan.
"Saya tidak menyalahkan soal PAD. Melainkan saya ingin mengembalikan jembatan timbang ini sebagai kontrol dari beban angkutan kendaraan-kendaraan yang melalui jalan utama," ucap Menhub kepada wartawan di Karawang.
Menurut Budi, pentingnya pengontrolan berat beban angkutan kendaraan di jembatan timbang yakni untuk menyelamatkan jalan-jalan yang telah dibangun oleh negara dari kerusakan.
"Kalau misalnya tidak ada disiplin kontrol yang serius. Maka kalau orang Kemen PU suruh ngomong jalan-jalan ini di dzalimi dan sama saja mereka menghamburkan uang karena jalan yang mereka buat cepat rusak," ucapnya.
Kemenhub berencana akan membuat formulasi aturan yang mengatur beban angkutan kendaraan secara mutlak. Aturan yang dibuat selama ini dinilainya terlalu longgar dan beresiko terhadap pungli.
"Di dalam aturannya ini saya inginkan nggak ada yang namanya denda. Kalau misalnya sudah beban angkutan melebihi. Maka jangan jalan," ucapnya.
Untuk memperketat pengawasan, pihaknya juga telah melakukan pendataan di 25 titik jembatan timbang yang dinilai strategis dalam melakukan pengawasan. Dimana salah satunya adalah Jembatan Timbangan Balonggandu yang dilewati sedikitnya 400 kendaraan setiap harinya.
"Kalau jembatan timbang ini sering dianggap kemacetan kita akan perlebar. Kalau tidak ada parkiran dan tempat loading kita bangunkan," tandasnya. (bon/rmol/mam/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
