
Kondisi mobil yang dikendarai ME. Kaca mobilnya terpaksa dipecahkan saat mencoba kabur dari petugas kepolisian, Kamis (20/4).
JawaPos.com - Aparat Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Tarakan terlibat aksi kejar-kejaran dengan tersangka pengedar narkoba berinisial ME (24). Itu terjadi pada Rabu (19/4) sekitar pukul 23.00 Wita.
Saat itu, ME berusaha melarikan diri, setelah terpergok oleh petugas di kawasan Stadion Datu Adil sedang menunggu pembelinya di dalam mobil Avanza.
Kasatreskoba Polres Tarakan Iptu Bahrul Ulum mengatakan, kendaraan ME berhasil dihentikan di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di depan Gita Jalatama, setelah mobilnya dihalangi oleh mobil petugas. “ME ini sempat tidak mau turun dari mobilnya, sehingga terpaksa kami memukul kaca dengan helm agar dia mau keluar. Setelah kami pukul kacanya baru dia mau keluar,” tuturnya kepada Radar Tarakan (Jawa Pos Group), Kamis (20/4).
Setelah keluar ME langsung diamankan dan dilakukan penggeladahan ditubuhnya. Kendaraan yang dikendarai ME juga tidak luput dari penggeledahan oleh petugas. “Kami periksa tubuh dan kendaraannya tidak ditemukan barang bukti, indikasinya sudah dibuang ME selama pengejaran,” tuturnya.
Tidak menemukan barang bukti, petugas langsung menggiring ke rumah ME yang berada di RT 23 Kelurahan Selumit, untuk mencari barang bukti yang disembunyikan di rumahnya. “Kami melakukan penggeledahan di kamarnya, ternyata ada 17 bungkus plastik bening berisi serbuk kristal yang diduga sabu-sabu, beratnya sekitar 4 gram,” ungkapnya.
Setelah menemukan barang bukti, ME langsung digelandang ke Polres Tarakan untuk dimintai keterangan dari mana dirinya mendapatkan barang haram tersebut. “ME ini sudah menjadi target operasi kami, karena dia masuk jaringan narkoba yang ada di Tarakan,” pungkasnya. (jnr/ash/fab/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
