
Ilustrasi
JawaPos.com - Diduga mabuk berat usai pesta minuman keras (miras), RT, 16, siswi salah satu SMA di Kecamatan Tegaldlimo ditemukan warga tidak sadarkan diri di kandang sapi milik Dirin di Dusun Sidomulyo, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, Sabtu malam (15/4). Saat pesta miras itu, RT diduga bersama ND, 14, salah satu siswi SMP di Kecamatan Cluring dan dua perempuan lain berinisial, NK, 20, dan VR, 20.
Mereka itu diduga pesta miras di kebun jagung Dusun Kalipahit, Desa Kendalrejo, Kecamatan Tegaldlimo bersama dua oknum anggota polisi, dan dua petugas dari Perhutani. RT yang kondisinya kritis, oleh warga dilarikan ke UGD Puskesmas Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar. “Sa ya kaget di tempat pakan sapi ada cewek yang mabuk, lalu saya bawa ke Puskesmas Sumberberas,” cetus Dirin, pemilik kandang sapi asal Dusun Sidomulyo, Desa Sumberberas.
Dari informasi yang berhasil diperoleh Jawa Pos Radar Genteng, RT yang tinggal di Desa Kali pahit, Kecamatan Tegaldlimo itu keluar dari rumah pada Sabtu (15/4) sekitar pukul 13.00. Saat pergi itu, tidak pamit pada orang tuanya. Cewek yang masih tercatat siswi SMA itu ternyata pergi menemui ND, 14, salah satu siswi SMP di Kecamatan Cluring, dan dua perempuan lain berinisial NK dan VR. “Saat RT saya bawa ke Puskesmas, tiga temannya ND, NK dan VR datang,” terangnya.
Dari mulut ketiga teman RT itu, jelas Dirin, RT itu diduga OD karena sebelumnya pesta miras di kebun jagung di Dusun Kali pahit, Desa Kendalrejo, Kecama tan Tegaldlimo. Saat pesta miras itu, bersama dua oknum polisi berinisial HS dan YD. Selain itu, juga ada dua oknum petugas Perhutani berinisial SG dan KS. “Kata cewek-cewek itu mereka pesta miras karena diajak oleh oknum itu,” ungkapnya. Empat cewek itu, terang dia, menyampaikan pesta miras itu berlangsung sejak Sabtu sore (15/4) hingga Sabtu malam (15/4). RT yang teler hingga tidak sadar kan diri itu, diduga sempat digerayangi. Pesta miras yang belum diketahui jenis mirasnya itu, diduga bubar sekitar pukul 20.00.
Selanjutnya, RT yang tidak sadar kan diri itu sengaja dibuang ke kandang sapi di Dusun Sidomulyo, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, yang berjarak sekitar 17 kilometer dari lokasi pesta miras. “Saya menemukan RT ini sekitar pukul 21.00, saat akan kebelakang,” cetusnya. Dirin mengaku tidak tahu siapa yang membawa RT ke kandang sapi miliknya. Yang jelas, setelah menemukan cewek ABG itu tergeletak palongan (tempat pakan sapi), dia memanggil para tetangga dan membawa ke UGD Puskesmas Sumberberas. “Lalu saya lapor ke Polsek Tegaldlimo,” cetusnya Minggu (16/4).
Saat dibawa ke Puskesmas, kondisi RT tidak sadarkan diri. Cewek itu, terus menjalani perawa tanintensif. Sedang dirinya bersama warga, mencoba mencari orang tuanya. “Setelah kita lapor ke polsek, orang tuanya datang ke Puskesmas,” terangnya. RT yang teler dan tidak sadarkan diri itu, baru siuman pada Minggu (16/4), sekitar pukul 11.00. Setelah kondisinya membaik, ABG itu diperbolehkan pulang. “Kalau bisa pakai motor saja, tidak usah pakai ambulans,” cetus SR, 50, ayah RT yang didampingi, ST, 45, ibu RT. Kedua orang tua RT itu berharap apa yang dialami putrinya itu tidak terulang lagi.
Dia juga ingin agar kasus yang dialami putrinya itu bisa diusut tuntas kepolisian. “Saya takut, pak, ini harus diusut tuntas,” tuntut SR. Sementara itu, secara terpisah kasus dugaan pesta miras yang melibatkan dua oknum polisi dan dua pegawai Perhutani itu masih dalam penyelidikan kepolisian. Bahkan, anggota Propam Polres Banyuwangi juga turun menemui korban RT di Puskesmas Sumberberas.
Kapolres Banyuwangi, AKBP Agus Yulianto melalui Kasi Propam, Ipda Lita Kurniawan, mengatakan kasus itu akan ditangani hingga tuntas. Pihaknya masih menyelidiki kasus ini, termasuk menyelidiki apakah ada tindak pidananya atau tidak. “Sampai saat ini (kasus pesta miras) masih kita lakukan pemeriksaan. Jika nanti (dua anggota) terbukti bersalah, maka akan ditindak sesuai dengan aturan yang ada,” tegas Lita kepada Jawa Pos Radar Genteng kemarin (16/4). (rri/abi/JPG)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
