Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 April 2017 | 08.48 WIB

Polisi Dalami Dokumen Medis TKI yang Diduga Kehilangan Ginjal

Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar berharap kasus TKI Rabitah tidak berulang - Image

Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar berharap kasus TKI Rabitah tidak berulang


JawaPos.com - Kasus Sri Rabitah yang diduga kehilangan ginjalnya, resmi dilaporkan ke Polda NTB. Kemarin (11/4), Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar dan tim pendamping Sri Rabitah menyerahkan sejumlah dokumen untuk membantu proses penyelidikan aparat kepolisian.


”Ini bukan hanya persoalan ginjal, tapi juga kemanusian,” kata Najmul  seperti ditulis Lombok Pos (Jawa Pos Group), Rabu  (12/4).


Sejumlah dokumen diserahkan Bupati ke Dirreskrimum Polda NTB, kemarin.


 Menurutnya, apa yang menimpa Rabitah, dinilai Najmul sebagai fenomena gunung es. Meski nampak kecil, namuan dia meyakini ,masih banyak tenaga kerja Indonesia yang mengalami nasib seperti Rabitah. ”Dibawah banyak rabitah-rabitah lain yang mengalami persoalan yang sama,” ujar dia.


Karena itu, mereka berharap kepolisian bisa segera menindaklanjuti laporan yang diberikan. Melakukan investigasi untuk kasus yang menimpa Rabitah. Sehingga bisa menemukan fakta yang sesungguhnya. Mencari siapa yang bertanggung jawab dalam persoalan Rabitah.


Terpisah Dirreskrimum Polda NTB Kombes Pol Irwan Anwar memberikan apresiasi atas kunjungan, sekaligus menyampaikan laporan, yang dilakukan Bupati KLU dan tim pendamping Sri Rabitah. 


”Selama ini kita mengalami kesulitan untuk berkomunikasi, jadi dengan ini diharapkan bisa mempermudah penanganan kasusnya,” kata dia.


Kata Anwar, laporan yang disampaikan bukan terkait kasus Sri Rabitah saja yang ginjalnya diduga hilang. Tetapi juga pada perekrutan yang Rabitah ketika hendak bekerja di luar negeri. Misalnya, pemalsuan dokumen kelahiran, kartu keluarga, dan KTP. 


”Itu akan kami pelajari sejauh mana dugaan pemalsuan, penipuan tenaga kerja, terkait perekrutannya di NTB,” ujarnya.


Masuknya laporan kasus Rabitah, dinilai Anwar bisa menjadi kunci. Pintu masuk untuk menyelidiki mekanisme perekrutan tenaga kerja di NTB. 


Saat disinggung mengenai dugaan ginjal Rabitah yang hilang, Anwar mengatakan pihaknya masih berpedoman pada keterangan yang diberikan RSUP NTB. Tim dokter yang memeriksa Rabitah, menyatakan bahwa organ tubuh Rabitah ternyata masih utuh.


Meski demikian, kepolisian akan tetap menyelidiki kemungkinan adanya dugaan TPPO maupun penjualan organ. Hasil medis dari pemeriksaan Rabitah juga akan didalami kepolisian.(dit/r2/nas/JPG)

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore