Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 Maret 2017 | 06.15 WIB

Miris, Sudah Dua Tahun Siswa SD Ini Belajar di Musala

Ilustrasi - Image

Ilustrasi


JawaPos.com - Miris. Kata cukup menggambarkan suasana kegiatan belajar mengajar (KBM) di SDN, Suraneggala, Kecamatan Kapetkan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.  


Para siswa kelas III dan IV terpaksa menggunakan musala Assalam yang berada di Desa Suranenggala sebagai tempat belajar. Hal itu dikarenakan, SDN 2 Suranenggala kekurangan ruangan kelas.


Luas ruangan belajar di musala pun tak begitu besar, hanya 10 meter persegi. Tentu tak efektif digunakan sebagai ruang belajar untuk dua kelas dengan jumlah siswa 48 anak. Pembatas antara ruang kelas III dan IV pun hanya menggunakan papan triplek.


Dua tahun sudah mereka menggunakan musala sebagai ruang belajar. Padahal, SDN 2 Suranenggala merupakan salah satu sekolah yang sering meluluskan orang-orang penting, salah satunya Wakil Bupati Cirebon, H Tasiya Soemadi.


Pemerintah Kabupaten Cirebon pun seakan diam melihat fenomena yang melukai dunia pendidikan di Kabupaten Cirebon. 


Wali Kelas III SDN Suranenggala, Suranti mengatakan, pihak sekolah sudah berupaya maksimal untuk meminta bantuan kepada Dinas Pendidikan terkait pengadaan ruang kelas.


Hingga saat ini, bantuan yang diiminta pun tak kunjung teraelisasikan. "Ya harapan saya pemerintah daerah bisa membantu kami. Membangun ruang belajar baru untuk murid kelas III dan IV," ucapnya.


Ia juga menyadari, murid merasa tak nyaman belajar di musala. Bahkan, suasana belajar pun tak kondusif, karena minim fasilitas. Kursi belajar dan meja belajar pun tak ada. "Pastinya murid-murid kurang nyaman belajar disini," tuturnya.


Sementara itu, salah seorang siswa kelas IV, Adiyat mengatakan, dirinya dan bersama temannya ingin merasakan belajar di ruangan kelas yang sesuai dengan standar pendidikan. Karena tak ada kursi dan meja, sambung Adiyat, dirinya merasa pegal ketika usai belajar. 


"Kalau belajar di lantai tuh nulisnya susah. Leher sama punggu jadi sakit, karena tidak ada meja dan kursi,"pungkas dia.(bon/rmol/mam/JPG)


Editor: Imam Solehudin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore