
Ilustrasi
JawaPos.com - Tingginya kasus rabies di sejumlah wilayah Kota Pekanbaru, Riau membuat Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan (Distankan) kota setempat menyurati seluruh aparat di tingkat kelurahan dan kecamatan untuk divaksin. Vaksinisasi ini dilakukan secara gratis door to door.
Kepala Distankan Kota Pekanbaru El Sabrina menyebutkan, pada 2016 jumlah hewan yang terkena penyakit rabies cukup tinggi, sehingga 8.524 ekor divaksin. Semua itu terdiri dari 3.011 ekor anjing, 5.454 ekor kucing, 59 ekor monyet.
Sementara untuk kasus gigitan sebanyak 173 kasus dengan rincian positif hasil lab 23 kasus, negatif hasil lab 2 kasus, lisis hasil lab 16 kasus. Sementara kasus hilang sebanyak 94 kasus dan bebas observasi sebanyak 38 kasus.
"Maksudnya setelah 14 hari menggigit hewan penular rabies tersebut tidak mati atau masih hidup sehingga hewan penularan rabies tersebut divaksinasi," ujarnya kepada Riau Pos (Jawa Pos Group), Senin (13/3).
Dijelaskannya, untuk kasus gigitan hewan rabies di 2016 lalu, paling banyak terjadi di Kecamatan Tenayan Raya. "Dari semua kasus itu paling banyak di Tenayan Raya," ungkapnya.
Sementara untuk vaksinasi rabies tahun 2017 tetap dilaksanakan secara gratis secara door to door. (*1/iil/JPG)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
