Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 Februari 2017 | 17.57 WIB

Bantu Korban Longsor di Songan, Bupati Tabanan Kirim Bantuan 

Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti ketika menyapa korban banjir Songan, Senin lalu (20/2). - Image

Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti ketika menyapa korban banjir Songan, Senin lalu (20/2).


JawaPos.com - Kepedulian kepada para korban musibah longsor di Desa Songan Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, hingga kini terus mengalir. Berbagai pihak berupaya menggalang bantuan bagi para korban yang harus kehilangan saudara dan kerabatnya.


Hal serupa juga dilakukan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tabanan. Mereka secara sukarela menghimpun dana untuk membantu para korban yang tertimpa musibah. 


Bantuan sukarela tanggap bencana ASN Pemkab Tabanan tersebut diserahkan secara oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti pada Senin (20/2) lalu di Desa Songan , Kecamatan Kintamani, Bangli.


Bantuan yang nilainya mencapai Rp 200 juta itu diserahkan kepada Bupati Bangli, I Made Gianyar dan disaksikan seluruh Sekda Kabupaten Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tabanan, serta masyarakat Desa Songan B. 


Di kesempatan itu, Eka secara pribadi juga memberikan sumbangan sebesar Rp 100 juta. Sehingga total bantuan yang diserahkan mencapai Rp 300 juta.


"Kami juga menyerahkan bantuan satu truk sembako beserta uang tunai Rp 8,6 juta lebih. Bantuan tersebut dihimpun dari seluruh sisya Perguruan Siwa Murti dari seluruh Bali," ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Rabu (22/2).


Eka menyampaikan rasa bela sungkawanya terhadap para korban bencana. Khususnya, mereka yang harus kehilangan anggota keluarganya. 


“Kami datang ke sini untuk berbagi kasih. Apalagi beberapa hari ini saya lihat banyak sekali yang jadi korban (bencana) di Bangli. Sebetulnya, bencana tidak hanya di Bangli saja. Di Tabanan, di Candikuning juga ada longsor. Tapi yang paling berat kita rasakan di sini (Kintamani),” ujar perempuan yang menjabat sebagai Ketua Dewan Penasehat Yayasan Siwa Agung Jagadhita Bali itu. 


“Saya berusaha untuk bisa menjadi pribadi yang berguna. Apalah artinya saya. Karena keberadaan saya ini tidak lepas dari berkat Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Kita harus selalu berbagi kasih. Dan, jangan lupa apa yang kita miliki saat ini hanya titipan,” sambungnya.


Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar mengungkapkan bahwa dampak bencana longsor yang terjadi beberapa waktu lalu sejatinya terjadi pada seluruh desa. Namun, dampak yang paling besar hingga menimbulkan korban ada di empat tempat yakni Desa Songan B, Desa Awan, Desa Subaya, dan Desa Sukawana.


“Untuk relokasi, kemarin tim verfikasi dari Pemprov Bali sudah turun. Relokasipun ada aturannya karena untuk tanah hutan harus ada penggantinya. Setelah ada penggantinya serta ada kesepakatan dari masyarakat, relokasi akan segera dilaksanakan serta membangun tempat tinggal mereka lewat bantuanbantuan yang ada,” pungkasnya.(mam/JPG)


Editor: Imam Solehudin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore