
Ilustrasi
JawaPos.com - Hubungan asmara Tejo dan Surti -keduanya nama samaran- layaknya masih berpacaran meski sudah lima tahun membina rumah tangga. Surti kerap mengiriminya SMS dengan kata-kata mesra. Keduanya juga tak lupa memberikan kabar tentang aktivitasnya yang dijalani.
Sejak setahun belakangan ini, Surti bekerja di perusahaan sebagai sales marketing. Sementara Tejo merupakan PNS yang sehari-hari bekerja mulai pukul 07.30 Wita dan kembali ke rumah pada pukul 15.30 Wita.
Dua kali mengalami keguguran kandungan, Surti tetap yakin bakal dikaruniai buah hati. Hampir saban hari mereka berusaha mendapatkan anak. “Kata dokter, kandungannya lemah,” ujar Tejo, tentang penyebab keguguran istrinya.
Sekarang hubungan itu di ujung tanduk. Tejo memilih mengajukan talak cerai. Gara-garanya, Surti ketahuan membawa pulang teman kerjanya, Bento (28), saat Tejo tak di rumah. Baru lima bulan Tejo pindah ke rumah tersebut dan belum terlalu banyak tetangga yang dikenalnya.
Terbongkarnya perselingkuhan itu saat Tejo pulang lebih awal dari kantor karena merasa tidak enak badan. Tiba di rumah yang masih dalam proses pelunasan, dia melihat sepatu istrinya di teras.
“Padahal ngakunya kerja,” katanya dengan raut wajah kecewa, saat ditemui di kantin Pengadilan Agama (PA) Bontang, selepas mengambil formulir pengajuan talak cerai.
Kecurigaan Tejo semakin menjadi karena sepatu sang istri ditemani sepatu kerja laki-laki yang tidak dia ketahui pemiliknya. “Saat itu rasanya enggak ingat lagi kalau badan tak sehat. Saya mendadak sehat,” cerita Tejo.
Tapi Tejo tidak langsung masuk ke rumah. Dia memilih pergi ke rumah ketua RT. Dia minta ditemani untuk menggerebek. Ketika pintu dibuka, alangkah kagetnya Tejo saat mendapati Surti dan Bento hanya mengenakan celana dalam di ruang keluarga. “Sebelum masuk rumah, saya masih berharap dugaan itu salah,” ungkapnya.
Emosi Tejo memuncak, dia memukul Bento. Beruntung ada ketua RT yang memisahkan, lalu mengamankan pasangan selingkuh itu ke rumahnya.
Hanya menangis yang bisa dilakukan Surti sembari memohon untuk tidak diceritakan kepada orang tuanya. Permintaan Surti tak dihiraukan Tejo yang telanjur sakit hati. Tak hanya menceritakan kejadian tersebut, dia juga menyatakan bakal menceraikan Surti.
“Sudah tidak ada lagi yang bisa diharapkan dengan hubungan ini. Selain akan bercerai, saya juga tak ingin sepeser pun harta yang ada didapat selama ini untuknya (Surti, red),” jelas Tejo. (*/and/ica/k16/fab/JPG)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
