
Ilustrasi
JawaPos.com- Narkoba nyaris masuk ke Lapas Kelas II Banyuwangi. Untung, Petugas Kejaksaan Negeri Banyuwangi mampu menggagalkannya Selasa (7/2).
Modusnya pun cukup unik. Narkoba jenis sabu-sabu diletakkan di dalam sebuah sedotan.Kemudian, gulungan plastik tersebut dimasukkan ke dalam tahu yang dikemas bersama bungkusan bakso. Seseorang yang diduga sebagai pelakunya diamankan. Dia adalah Shinta Purnamasari, 30, warga Perum Sobo Indah Permai, Kelurahan Sobo, Banyuwangi.
Sabu-sabu dua paket seberat 1,42 itu gram diamankan sebagai barang bukti. Rencananya, serbuk haram tersebut dikirim untuk suaminya, Samsul Rohim, yang kini menjalani hukuman karena kasus narkoba. Penyelundupan sabu-sabu itu terjadi pada Senin (6/2) pukul 15.00.
Sebelumnya, pukul 14.00, teman Samsul yang belum diketahui identitasnya bermaksud mengirim pesanan bakso ke Lapas Banyuwangi. Namun, karena bukan waktu besuk khusus tahanan narkoba, sipir lapas menolak kunjungan pria misterius tersebut.
Rupanya, bakso yang diduga berisi sabu-sabu itu kemudian dititipkan kepada Shinta.Perempuan tersebut kemudian bermaksud mengirimkan bakso spesial itu kepada teman suaminya yang menjalani sidang di Pengadilan Negeri Banyuwangi.
Gelagat Shinta mulai terbaca oleh petugas jaga tahanan Kejaksaan Negeri Banyuwangi. Shinta yang mengenakan helm meninggalkan begitu saja bakso tersebut di kursi penjaga tahanan.
Dia pun bergegas pergi. Petugas pun sempat menanyakan untuk siapa bakso itu. ’’Dia bilangnya titip untuk suaminya Rohim. Dia keburu karena harus pulang ke Genteng,’’ungkap Galih Tri Widodo, petugas jaga tahanan Kejaksaan Negeri Banyuwangi.
Galih langsung memeriksa bakso tersebut. Keanehan pun muncul.Sebab, selain dibungkus plastik, dua bungkus bakso itu juga dilapisi koran dibagian luarnya. Petugas pun memeriksa dengan memencet bakso dan tahu didalam plastik. Tak dinyana, muncul dua sedotan misterius.
Galih dan petugas jaga lain, Sadianarto dan Andi, langsung membuka bakso tersebut. Benar saja, benda mencurigakan itu langsung diamankan polisi.
Pemulangan seluruh tahanan ke lapas terpaksa ditunda. Mereka diperiksa satu persatu.Setelah dinyatakan steril, sekitar pukul 20.00 seluruh tahanan langsung dipulangkan. Sementara itu,dibutuhkan waktu sejam untuk mengamankan Shinta. Dia diamankan di rumahnya setelah petugas jaga tahanan berkoordinasi dengan satnarkoba.
Hingga kemarin, pemeriksaan terhadap Shinta masih dilakukan pihak Satnakroba Polres Banyuwangi. Kasatnarkoba Polres Banyuwangi AKP Agung Setyo Budi menuturkan, pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut. ’’Kami masih dalami asal usul sabunya,’’jelasnya kemarin. (nic/c22/diq)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
