
Ilustrasi
JawaPos.com - Kanker masih sering menghantui masyarakat dunia, termasuk di Kalimantan Tengah (Kalteng). Jumlah penderita kanker di Kalteng pun cukup tinggi. Parahnya, dokter spesialis kanker jumlahnya terbatas. Bahkan, di Kalteng, hanya ada satu dokter khusus penyakit kanker.
Kepala Instalasi Reka Medik RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, drg. Roswinda mengatakan, penderita kanker mengalami peningkatan sejak Tahun 2014 yang lalu. Mulai dari kanker payudara, kanker serviks dan ovarium.
Sementara itu, Dr Faison, Sp.B(K) Onk saat coba dibincangi Kalteng Pos (Jawa Pos Group) di ruang kerjanya mengatakan, jumlah pasien kanker saat ini masih sangat tinggi, baik kanker bedah maupun nonbedah. “Sebenarnya penyakit kanker sendiri, penyebab utamanya belum bisa diketahui. Namun pada prinsipnya adalah membiasakan diri dengan pola hidup yang sehat,” katan dr Faison.
Ia juga mengatakan, bahwa untuk mendeteksi dini terhadap penyakit kanker, tergantung pada jenis kanker yang dialami. Apabila mengalami penyakit kanker payudara, maka bisa dilakukan dengan pemerksaan payudara sendiri atau melakukanpemeriksaan ke dokter.
Pemberian faksin yang bertujan untuk memberikan kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit tertentu, untuk kanker serviks, diakui dr Faison sudah ada, yang ditangani oleh dokter kandungan.
Sementara untuk ruangan khusus bagi pasien kanker yang harus menjalankan kemoteraphy sudah dimiliki dengan jumlah dua ruangan walaupun kecil, karena banyaknya jumlah pasien penderita kanker.
Selain itu, walaupun jumlah dokter khusus penyakit kanker di Kalteng hanya satu orang saja, tetapi tidak menyurutkan semangatnya untuk menjalankan tugas dengan baik. “ Walaupun sulit, tetapi harus tetap dijalankan dengan baik dan penuh semangat,” akunya.
Penderita Kanker di Kalteng:
Tahun 2014:
- Pasien rawat jalan 348 orang
- Pasien rawat inap 233 orang
- Pasien meninggal 12 orang
Tahun 2015:
- Pasien rawat jalan 523 orang
- Pasien rawat inap 224 orang
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
