
DIRAMPOK: Korban menunjukkan mobilnya yang dipecah kacanya.
JawaPos.com- Apes dialami pengusaha tebu Muharom, 65. Saat ditinggal makan siang Senin (23/1), mobil yang diparkir dipecah kaca sampingnya oleh orang tak dikenal. Dua perampok menggasak uang tunai puluhan juta rupiah yang ditaruh di kabin. Sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara Muharom, warga Desa/Kecamatan Purwoasri, Kediri dan perampok. Sayang, keduanya lolos setelah memacu kendaraan ke arah Kertosono, Nganjuk.
Ditemui di lokasi, Kapolsek Purwoasri AKP Ismu Kamdaris membenarkan adanya kejadian tersebut. ”Saat peristiwa itu terjadi, korban memang baru pulang dari mengambil uang di bank,” ujar Ismu.
Dari Bank BCA Kertosono, Muharom mengambil uang tunai Rp 20 juta. Dari Bank BCA Kediri, dia kembali menarik tunai Rp 35 juta. Uang tersebut akan dia gunakan untuk membayar upah karyawannya.
Tiba di rumah, Muharom langsung memarkir mobil pikap Daihatsu Zebra miliknya di garasi. Karena lapar, setelah turun dari mobil, dia langsung menuju ke dalam rumah untuk makan siang sekitar pukul 14.15. Namun, kali itu Muharom lengah. Dia meninggalkan dua bungkus plastik berisi uang puluhan juta di kabin mobil.
Sekitar lima menit kemudian, terdengar suara mirip kaca pecah. Sontak, Muharom langsung teringat akan uang miliknya yang masih tertinggal di kabin mobil. ”Korban langsung lari ke luar rumah,” ujar Ismu.
Benar saja, seorang pria terlihat lari terbirit-birit dengan membawa salah satu bungkus plastik berisi uang. Muharom pun langsung berteriak maling. ”Namun, seorang pelaku lagi sudah menunggu di atas motor Kawasaki Ninja yang diparkir tepat di depan gerbang depan rumah,” ujar Ismu. Saking terburu-buru, puluhan lembar uang pecahan Rp 50 ribu jatuh berceceran. Totalnya Rp 2,75 juta. Sedangkan Rp 32,25 juta raib digasak maling.
Tak ingin kecolongan, Muharom lantas mengejar dua pencuri tersebut dengan sepeda motor Honda Supra X miliknya. Sayang, sampai di Pasar Purwoasri, dua maling itu bisa tancap gas. Mereka kabur ke utara atau ke arah Kertosono. ”Merasa maling tak terkejar, korban balik kanan dan pulang. Beberapa saat kemudian baru beliau lapor ke kami,” ujar Ismu.
Belum dipastikan benda apa yang dipakai untuk memecah kaca mobil tersebut. Yang jelas, setelah kejadian, Ismu langsung berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Kediri. ”Kasusnya masih kami selidiki,” ujar Ismu.
Dari lokasi kejadian, petugas juga mengamankan sejumlah benda. Di antaranya, sisa-sisa pecahan dan serpihan kaca mobil. ”Kami amankan sebagai barang bukti,” ucap Ismu. (zl/c17/end)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
