
Kapolda Kepri Irjen Sam Budigusdian menunjukan foto diduga bom sandal rakitan dari ponsel seorang warga Sumbar yang diperiksa terkait dugaan teroris saat konfrensi pers di Mapolda Kepri, Rabu (11/1).
JawaPos.com - Aparat kepolisian dari Polda Kepulauan Riau (Kepri) dan Detasemen Khusus (Densus) Antiteror 88 memeriksa delapan orang Warga Negara Indonesia (WNI) asal Sumatra Barat (Sumbar).
Pemeriksaan itu terkait dideportasinya mereka dari Malaysia oleh imigrasi setempat, karena memiliki gambar terkait ISIS di dalam ponselnya. Diduga mereka terkait dengan jaringan teroris tersebut.
Kapolda Kepri Irjen Sam Budigusdian menuturkan, di dalam file manager ponsel milik salah satu terduga teroris itu, ada foto bendera serta kegiatan ISIS dan juga foto bom dan rangkaian bom sendal.
Delapan orang yang diamankan tersebut yakni Fh, ASA, MH, REH ke empatnya kelahiran buktinggi. REH diketahui guru para santri yang berumur 38 tahun. Lalu A kelahiran Barulak, IO dari Kotosani, SA Galo Gadang dan HAP dari Kapahiang. "Hingga kini kami masih melakukan pemeriksaan," kata Irjen Sam Budigusdian yang dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Kamis (12/1).
Sam mengatakan dari keterangan delapan orang tersebut, didapat bahwa foto ini berasal dari grup Whatsapp yang diikuti salah satu terduga. Dimana salah seorang dalam grup itu, menggunakan foto profil lambang ISIS. Selain itu beberapa kali anggota grup di Whatsapp ini, mengirimkan foto salah satunya rangkaian Bom Sendal.
"Dari pengakuan salah seorang terduga, ia dulu mengikuti grup tersebut. Namun sekarang sudah tak lagi, namun masih ada beberapa foto yang tersimpan di handphonenya," ucap Sam.
Mengenai pengakaun terduga ini, Sam mengatakan pihak Densus 88 bersama Brimob Polda Kepri masih melakukan pemeriksaan. Bila kedelapannya tidak terlibat, maka dalam waktu dekat akan dilepaskan. Namun bila ada bukti keterlibatan, maka pihak kepolisian akan melakukan proses lebih lanjut. (ska/iil/JPG)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
