
Ilustrasi
JawaPos.com - Sebanyak 14 paket sabu berhasil disita aparat Polres Biak Numfor dari tangan salah seorang oknum jaksa berinisial DN dan salah satu mantan terpidana kasus narkoba berinisial A.
Mereka berdua ditangkap saat hendak membeli korek api di salah satu warung di Jalan Dolog, Kabupaten Biak Numfor. Kapolres Biak Numfor AKBP Hadi Wahyudi, SIK mengatakan, awalnya warga melihat ada mobil yang lalu lalang di rumah oknum jaksa itu beberapa kali.
Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Biak kemudian membuntuti yang mencurigakan itu. “Mereka berhenti, saat itu juga tim opsnal melakukan penggeladahan dan benar saja menemukan 14 kantong sachetan sabu. Ada yang berukuran besar dan ada yang berukuran kecil. Penangkapan dilakukan pada Selasa (20/12) sore,” ungkap Kapolres Hadi Rabu (21/12) malam sebagimana dilansir dari Cendrawasih Pos (Jawa Pos Group).
Selama bertugas hampir dua setengah tahun di Biak, Hadi Wahyudi mengaku pengedar berinisial A sudah dua kali terjerat dengan kasus yang sama, hanya saja hukuman yang diberikan mungkin tidak memberatkan.
“Saya sesalkan hukumannya singkat padahal jelas adalah pengedar. Itu dari hasil lidik kita di Resnarkoba indikasinya mengarah pada yang bersangkutan terkait dengan penyalahgunaan narkoba,” tambah kapolres.
Selain menemukan 14 paket sabu, polisi juga mengamankan sebanyak 64 plastik bening kosong diduga untuk mengisi paket-paket sabu. Tidak ada paketan yang lain yang ditemukan aparat selain 14 paket tersebut.
Disinyalir barang haram itu belum terpakai. Namun pihak kepolisian langsung melakukan tes urine dan sementara masih menunggu dari pihak Resnarkoba Polres Biak Numfor.
“Dua orang ini salah satunya oknum Jaksa inisial DN dan salah satunya ini adalah pemakai dan sudah pernah terjerat kasus yang sama di Biak juga inisialnya A. Barang bukti kita amankan satu unit mobil Avanza, 3 buah handphone, dan 14 sachet narkoba. Saya memang awal tahun ini sangat keras dengan narkoba. Apalagi dari informasi BNN Provinsi Papua dan masyarakat bahwa peluang masuk narkoba di Biak sangat terbuka. Jumlah penangkapan ini cukup besar. Kita memperkirakan kurang lebih 20 gram. Dari 14 sachet ada sachet kecil dan sachet besar. Hasil resminya belum bisa diungkap,” tandasnya. (il/nat/sad/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
