Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 November 2016 | 13.15 WIB

Kasus Maraknya TKI Ilegal, Eks Ketum Apjati Sebut Ada Peran Mafia

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Provinsi Jawa Barat merupakan salah satu penyumbang terbesar TKI Ilegal ke Timur Tengah. 



Hampir setiap bulannya, ada sekitar 10 ribu warga yang mengadu nasib ke sana. 



Menurut Mantan Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa TKI (Apjati), Ayub Basalamah, hal tersebut terjadi lantaran adanya pelarangan dari pemerintah. 



"Dan selama sembilan tahun kita berada dalam situasi paceklik," papar ujar dia di Hotel Grand Aquila Jalan Dr. Djunjunan Bandung, Minggu (27/11).



Diakuinya memang bekerja di Timur Tengah masih menjadi daya tarik bagi banyak pekerja Indonesia. 



Para calo menggunakan semua bandara internasional di Indonesia untuk mengirim pekerja ke Timur Tengah secara ilegal, baik secara langsung maupun transit di luar negeri. 



Lantaran berangkat secara ilegal, menurut Ayub, tak terdata dan tak terkontrol jumlahnya hingga sangat memalukan Indonesia lantaran banyak di antara mereka yang terlibat masalah di negeri orang.



"Saya katakan Indonesia sudah darurat trafficking. Bisa dicek, saat ini tiket pesawat ke negara Timur Tengah itu full semua. Ada oknum bahkan sindikat mafia yang memanfaatkan kondisi ini," cetusnya.



Ayub mengaku telah mendorong pemerintah agar mengevaluasi kembali larangan pemberangkatan TKI ke negara Timur Tengah. 



Dia sudah berkomunikasi dengan Menteri Tenaga Kerja bahkan Presiden RI terkait kondisi ini. 



Bukan hanya memalukan nama Indonesia di mata dunia, menurut Ayub, hal tersebut juga membuat sejumlah usaha PJTKI gulung tikar lantaran tak bisa lagi memberangkatkan TKI ke luar negeri, khususnya Timur Tengah.



"Sudah kami komunikasikan dengan pemerintah, sekarang tinggal menunggu kebijakan pemerintah. Saya yakin pemerintah akan memiliki solusi yang terbaik," tandasnya.



Munas Apjati sendiri digelar mulai 25-27 November 2016, dan dihadiri 240 peserta dari 11 DPD dari seluruh propinsi di Indonesia.(jar/rmol/mam/JPG)

Editor: Imam Solehudin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore