Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Oktober 2015 | 03.53 WIB

Ketangkap Polisi Jual Togel, Pria Ini Ceburkan Diri ke Sungai

Amik (kanan) diamankan di Polsek Sungai Raya. - Image

Amik (kanan) diamankan di Polsek Sungai Raya.

JawaPos.com- Sat Reskrim Polsek Sungai Raya menangkap seorang bandar toto gelap (togel) bernama Amik (25), Jumat (23/10) sekitar pukul 14.30. Namun, saat akan diringkus, pelaku berusaha menceburkan diri ke sungai.



Aksinya ini pun membuat polisi kerepotan. Namun, petugas yang tak mau kehilangan tangkapan terus mengejar dan akhirnya berhasil menangkap pria ini. “Dia berhasil kita tangkap," kata AKP Afrialdy Agung Perdana, Kapolsek Sungai Raya, Bengkayang, kepada wartawan, Minggu (25/10).



Agung menceritakan, tertangkapnya warga Sungai Ruk, Dusun Bakti, Sungai Raya Kepulauan, yang diduga sebagai bandar Togel ini bermula dari laporan masyarakat yang menyebut Amik seringkali menerima pemasangan judi kupon putih tersebut. Satuannya pun segera mengecek informasi itu.



Menurut Agung, setidaknya sekitar satu pekan polisi melakukan penyelidikan. “Selanjutnya kita buntuti pelaku yang sedang mengendarai sepeda motor,” ujar dia. Setelah cukup lama diintai, akhirnya pada Jumat itu polisi mencegat Amik. “Ketika tidak bisa lari lagi, dia menceburkan diri ke sungai dan berupaya mengambil handphone dari saku celananya,” tutur Agung.



Tetapi, belum sempat menghilangkan seluler tersebut, Amik diringkus dan telepon genggamnya itu diamankan menjadi barang bukti. “Karena Togel ini sedikit susah lantaran pemesanannya selalu via pesan singkat (SMS),” paparnya.



Setelah diperiksa, Agung melanjutkan, di dalam handphone-nya terdapat beberapa SMS yang berisikan pemesanan Togel. “Kita juga mengamankan uang tunai Rp 352 ribu yang diduga sebagai hasil penjualan Togel tersebut,” beber dia.



Ia mengatakan, Amik disangkakan dengan Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. “Tersangka mengaku sudah empat empat menjual Togel,” terang Agung. Sementara itu, Amik sendiri mengaku, ketika pulang dari Jakarta, dia menganggur sekitar empat bulan. "Saya bingung mau kerja apa. Sedangkan saya ini menjadi tulang punggung keluarga," kata pemuda lajang ini.



Akhirnya, Amik menjadi bandar Togel. Ia menilai Togel itu sebagai bisnis yang lebih baik untuk mendapatkan rupiah. "Dari pada saya minta-minta atau merampok bank, lebih baik saya usaha sendiri," ujarnya.



Penghasilannya menjadi bandar Togel memang tidak terlalu besar, tetapi bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarganya. "Lumayanlah, untuk makan hari-hari sich lepas," kata Amik. (dik/wwn/jpg)

Editor: wawan
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore