
Amik (kanan) diamankan di Polsek Sungai Raya.
JawaPos.com- Sat Reskrim Polsek Sungai Raya menangkap seorang bandar toto gelap (togel) bernama Amik (25), Jumat (23/10) sekitar pukul 14.30. Namun, saat akan diringkus, pelaku berusaha menceburkan diri ke sungai.
Aksinya ini pun membuat polisi kerepotan. Namun, petugas yang tak mau kehilangan tangkapan terus mengejar dan akhirnya berhasil menangkap pria ini. “Dia berhasil kita tangkap," kata AKP Afrialdy Agung Perdana, Kapolsek Sungai Raya, Bengkayang, kepada wartawan, Minggu (25/10).
Agung menceritakan, tertangkapnya warga Sungai Ruk, Dusun Bakti, Sungai Raya Kepulauan, yang diduga sebagai bandar Togel ini bermula dari laporan masyarakat yang menyebut Amik seringkali menerima pemasangan judi kupon putih tersebut. Satuannya pun segera mengecek informasi itu.
Menurut Agung, setidaknya sekitar satu pekan polisi melakukan penyelidikan. “Selanjutnya kita buntuti pelaku yang sedang mengendarai sepeda motor,” ujar dia. Setelah cukup lama diintai, akhirnya pada Jumat itu polisi mencegat Amik. “Ketika tidak bisa lari lagi, dia menceburkan diri ke sungai dan berupaya mengambil handphone dari saku celananya,” tutur Agung.
Tetapi, belum sempat menghilangkan seluler tersebut, Amik diringkus dan telepon genggamnya itu diamankan menjadi barang bukti. “Karena Togel ini sedikit susah lantaran pemesanannya selalu via pesan singkat (SMS),” paparnya.
Setelah diperiksa, Agung melanjutkan, di dalam handphone-nya terdapat beberapa SMS yang berisikan pemesanan Togel. “Kita juga mengamankan uang tunai Rp 352 ribu yang diduga sebagai hasil penjualan Togel tersebut,” beber dia.
Ia mengatakan, Amik disangkakan dengan Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. “Tersangka mengaku sudah empat empat menjual Togel,” terang Agung. Sementara itu, Amik sendiri mengaku, ketika pulang dari Jakarta, dia menganggur sekitar empat bulan. "Saya bingung mau kerja apa. Sedangkan saya ini menjadi tulang punggung keluarga," kata pemuda lajang ini.
Akhirnya, Amik menjadi bandar Togel. Ia menilai Togel itu sebagai bisnis yang lebih baik untuk mendapatkan rupiah. "Dari pada saya minta-minta atau merampok bank, lebih baik saya usaha sendiri," ujarnya.
Penghasilannya menjadi bandar Togel memang tidak terlalu besar, tetapi bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarganya. "Lumayanlah, untuk makan hari-hari sich lepas," kata Amik. (dik/wwn/jpg)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
