Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 27 September 2015 | 04.20 WIB

Tak Terima Diusir Dari IGD, Pejabat Satpol PP Hajar Dokter Dan Perawat

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com--Pejabat Satpol PP Gowa, Sulsel menampar dua petugas instalasi gawat darurat (IGD) di Rumah Sakit Syekh Yusuf, Jumat (25/9) malam. Pejabat tersebut yakni Kepala Bidang Penyidikan Satpol PP Gowa, Hasrum Daeng Eppe (50). 





Sementara korbannya yaitu dr Nunung Meisari Indah (31), dan seorang perawat Herniwati (33). Korban mengaku ditampar oleh Hasrum saat melakukan tindakan medis terhadap pasien yang kebetulan keluarga pelaku. Kasus ini kemudian dilaporkan ke polisi.



Seperti dilansir Fajar (Jawa Pos Grup), Sabtu (26/9), versi RSUD Syekh Yusuf mengatakan, peristiwa penamparan yang dilakukan Hasrum bermula saat ia masuk ke ruang tindakan. Namun, pria itu kemudian diminta keluar oleh Nunung dan Herniwati. 



Rupanya yang bersangkutan tidak terima diusir, sehingga ia menampar kedua petugas medis itu. Padahal, di IGD tersebut, sudah banyak keluarga pasien lainnya yang menunggu. 



"Dia dianjurkan keluar dari ruang tindakan. Di IGD itu pengunjung tidak boleh banyak. Karena banyak pengunjung, dia diminta keluar. Tapi ternyata ada rasa ketersinggungan," urai Salahuddin, Direktur RSUD Syekh Yusuf.



Sementara versi Kepala Satpol PP Gowa, Ahmad Pawero, lain lagi. Ia membantah anggotanya telah melakukan kekerasan. Menurutnya, Hasrum hanya ingin membuka masker yang dipakai oleh Nunung dan Herniwati lantaran banyak mengoceh sehingga tidak jelas terdengar.(zuk/jpg) 

Editor: Ronald
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore