
Pembakaran lahan yang membuat kabut asap semakin pekat.
JawaPos.com -- Kabut asap yang menyelimuti sejumlah kawasan di Kalimantan Selatan semakin pekat. Akibatnya, jumlah penderita infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) pneumonia di Kalsel semakin bertambah.
Dari data Dinas Kesehatan Kalsel, sejak Januari hingga Agustus 2015, sudah 10.639 warga terserang ISPA. Peningkatan penderita ISPA ini terjadi di bulan Agustus 2015 kemarin. Salah satu faktornya karena kabut asap.
Ironisnya, 87 persen dari total penderita ISPA di Kalsel itu adalah bayi dan balita yang berusia satu hingga empat tahun. Totalnya ada 9.272 orang di 13 kabupaten/kota Kalimantan Selatan. Sementara penderita ISPA di atas lima tahun sebanyak 1.367.
Dari sekian banyak penderita ISPA, ada satu yang meninggal dunia, yakni bayi perempuan berusia kurang dari satu tahun dari Hulu Sungai Selatan (HSS). Bayi dan balita ini memang rentan terserang penyakit ISPA.
“Saat ini bisa dikatakan Agustusnya puncaknya," kata Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kalimantan Selatan Benny Rahmadi, Selasa (15/9).
Benny mengungkapkan, kabut asap memang menjadi salah satu faktor meningkatnya jumlah penderita ISPA di Kalsel. (mat/by/ran/jpg)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
