
Gigi buaya yang copot karena tertancap di betis Jupri.
JawaPos.com--Muhammad Jupri Said (49), motoris speedboat PT KNE yang diterkam buaya, Jumat (28/8) pagi sempat mengalami operasi sekitar dua jam 30 menit di RS PKT, Bontang, Kalimantan Timur. Operasi tersebut dilakukan untuk merawat luka-lukanya.
Di samping itu, saat operasi berlangsung, dokter juga mengambil gigi buaya yang tertancap di kakinya. Gigi buaya itu copot karena saat menggigit betis Jupri, pria ini terus meronta-ronta dan akhirnya berhasil melepaskan diri.
Selain di betis, Jupri juga mengalami luka di beberapa bagian tangan kanan, serta paha kirinya. Usai operasi, dokter pun menyerahkan gigi buaya kepada pihak keluarganya. Ukuran gigi tersebut kira-kira sebesar jempol orang dewasa. (Baca: Kelahi Lawan Buaya, Pria Ini Selamat)
Gigi tersebut, oleh keluarga Jupri, rencananya akan dibuang ke laut bersama dengan celana yang dipakai saat diterkam buaya. “Ini untuk buang sial, biar buayanya tidak mencari celana itu lagi,” ujar salah seorang kemenakan Jupri.
Setelah keluar dari ruang operasi, Jupri dipindah ke ruang rawat inap. Beruntung Bontang Post (Grup JawaPos.com) tetap diperbolehkan masuk. Jupri pun tampak tegar saat dipindahkan ke tempat tidur. Sesekali dia mengernyitkan dahi untuk menahan rasa sakit akibat gigitan buaya.
Sebelumnya, Jupri, warga RT 2 Kelurahan Gunung Elai (Tanjung Limau) diterkam buaya di pelabuhan milik Pupuk Kaltim. Beruntung korban selamat meski sempat diseret sekitar 10-15 meter dan dua kali ditenggelamkan buaya.(*/mga/jpg)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
