Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 Agustus 2015 | 14.30 WIB

Masya Allah! Ustaz Meninggal Pas Lagi Kencan di Tempat Pelacuran

Ilustrasi. Foto: DokJPNN/JawaPos.com - Image

Ilustrasi. Foto: DokJPNN/JawaPos.com

JawaPos.com--Seorang pria berinisial Sd (68) tewas di sebuah kamar di wisma eks-lokalisasi di Dusun Weru, Desa Ringinsari, Kecamatan Kandat, Rabu (19/8). Sd dijemput malaikat maut saat masih berkencan dengan seorang pekerja seks. Padahal, Sd sehari-hari dikenal sebagai seorang ustaz.  



Pria pensiunan pegawai Departemen Agama (Depag) itu diduga tewas karena penyakit jantungnya kambuh. Sontak, para pekerja seks di tempat pelacuran itu pun heboh. Kejadian ini telah ditangani petugas Polsek Kandat.



Jenazah sempat divisum di RSU Bhayangkara Kediri dan kemudian langsung dibawa pulang ke rumahnya di Kelurahan Bandarkidul, Kecamatan Mojoroto. 



“Kami menerima laporan dari masyarakat. Kejadian ini telah kami tangani, korban sudah dimakamkan,” terang Kapolsek Kandat AKP Slamet WTD kepada Jawa Pos Radar Kediri. 



Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 08.30. Sebelumnya, sekitar pukul 08.00, Sd datang ke lokasi Ringinsari naik sepeda motor. Dia lalu masuk ke salah satu wisma dan bertemu dengan Far, 38, seorang PSK. Mereka lalu bertransaksi untuk kencan. Far mematok tarif Rp 100 ribu sekali main.



“Setelah kami sepakat, dia mengikuti saya ke bilik kamar ini,” ungkap Far sambil menunjukkan kamar dimaksud. Sebelum melayani tamunya, Far sempat mengambilkan segelas teh terlebih dahulu. Setelah itu, Sd meminta pelicin merek Sutra. Selanjutnya, mereka beranjak ke tempat tidur. Anehnya, pada saat posisi Sd menindih Far, pria ini tiba-tiba terdiam dan ngorok. 



“Saya kira saat itu dia mau mencium saya, tapi anehnya kok malah lemas dan ngorok,” ujar Far. Far pun bergegas bangun. Segera dia meminumkan teh sebanyak tiga tegukan ke mulut Sd. Setelah itu Sd sudah tidak ngorok lagi. Tetapi kondisinya tetap lemas. Far pun memeriksa denyut nadinya.



Begitu tak merasakan denyutnya, Far panik. Spontan ia memberitahu penghuni yang lain. “Saya tidak tahu apa-apa lho Mas, tiba-tiba ya mati gitu,” urai Far. 



Kejadian ini kemudian dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian. Setelah mendapat laporan, Kapolsek Slamet menyatakan, telah menghubungi tim identifikasi Polres Kediri. Dari pemeriksaan, petugas tidak menemukan unsur kekerasan di tubuh Sd. Slamet menduga, penyebab kematian Sd adalah karena serangan jantung. (c4/ndr/jpg)   



Editor: Husain
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore