
Pemain Bima Perkasa Restu Dwi Purnomo ikut sumbangsih memenangkan timnya dalam laga melawan Hangtuah Sumsel
JawaPos.com - Bank BPD DIY Bima Perkasa dapat sedikit bernapas lega pada Senin (15/10). Kekalahan yang mereka alami pada laga sebelumnya di kompetisi pramusim Indonesian Basketball League (IBL) 2018/2019 sudah terbayar.
Pada laga pembuka pramusim IBL, Bima Perkasa harus takluk di tangan Stapac Jakarta dengan skor 53-58. Namun kegagalan tersebut dapat cegah pada laga kedua hari ini. Bima Perkasa berhasil unggul dari Hangtuah Sumsel dengan skor 58-49. Tentunya ini menjadi motivasi bagi Bima Perkasa untuk menyongsong laga selanjutnya.
Kemenangan tersebut sudah terlihat sejak kuarter pertama. Ketika itu Bima Perkasa mampu unggul dari Hangtuah dengan skor 14-9. Performa Bima terus bertahan hingga kuarter kedua dimana mereka meraih skor 31-23.
Hal tersebut kembali terulang di kuarter ketiga. Saat itu Bima mampu meraih skor 48-33. Namun sayangnya di kuarter keempat tim asuhan Raoul Miguel Hadinoto itu sempat goyah di kuarter akhir.
Raoul mengaku hal tersebut karena kurang konsistenya pertahanan Bima Perkasa. Alhasil Hangtuah dapat mencuri 16 poin di kuarter keempat. Hal ini dinilai menjadi menjadi poin penting bagi Bima agar mereka dapat tetap fokus.
"Saya rasa konsistensi. Masih naik turun khususnya defense. Karena saya melihat di kuarter keempat, beberapa kali ada pemain lawan yang bisa poin dari paint area. Ini catatan kami. Pemain harus memperbaiki defense," tegas Raoul di Sritex Arena, Solo.
Terbukti di akhir laga, pemain Hangtuah Stevan Carsera mampu menjadi tombak mematikan karena berhasil menusuk pertahanan Bima Perkasa. Secara mengejutkan dia mampu mencetak 12 poin dan 10 rebound.
Bahkan jika dilihat dari statistik, Hangtuah berhasil mencatatkan 20 poin in the paint. Sebaliknya Bima Perkasa hanya meraih 16 poin.
Kendati demikian, Raoul tetap mengapresiasi anak asuhnya, terutama Alan As'adi, Yanuar Priasmoro, dan Galank Gunawan. Sebab mereka dapat menghasilkan pundi-pundi poin untuk kemenangan Bima Perkasa.
Bahkan ketiga pebasket tersebut dapat menjadi top pemain dalam kompetisi itu. Tercatat Alan bisa menghasilkan 20 poin, sedangkan Yanuar menyetak 15 poin. Sementara Galank mampu merebut 16 rebound.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
