
PERSIAPAN TERAKHIR: Instalasi karya Eko Nugroho adalah salah satu yang dipamerkan dalam ARTSUBS di Ps Bloc Surabaya kemarin (24/10). (MAHESA INDRA/JAWA POS)
JawaPos.com – Pameran ARTSUBS akan menyapa Surabaya mulai besok (26/10). Ajang ekshibisi seni kontemporer terbesar di Kota Pahlawan itu bakal digelar selama hampir satu bulan di Pos Bloc.
Kemarin Jawa Pos menengok persiapan akhir ARTSUBS. Mendekati momen menuju pembukaan, Pos Bloc seolah tak pernah tidur. Ada saja kesibukan yang terjadi di sana, mulai pagi hingga tengah malam. Satu per satu karya 154 seniman dari berbagai wilayah di Indonesia mulai terpasang.
’’Sudah 90 persen persiapannya,’’ kata Rambat, direktur utama ARTSUBS. Rambat mengajak Jawa Pos berkeliling Pos Bloc yang telah dibagi dalam beberapa zona. Hampir seluruh area Pos Bloc terpakai. Termasuk lantai 2 yang jarang dikunjungi orang.
Proses loading karya berlangsung sejak sekitar dua pekan lalu. Rambat menuturkan, proses itu berjalan cukup lancar dan minim kendala. ’’Ada yang dari Kalimantan dan Lampung juga,’’ katanya.
Tampak sebagian besar karya dua dimensi sudah terpasang rapi. Beberapa masih ditutup plastik agar terhindar dari debu. Tetapi, sebagian lagi tampak sudah siap dipamerkan. Misalnya, lukisan Gusti Agung Galuh dari Bali dan Andry Boy Kurniawan dari Jogjakarta.
Ada juga Mulyana Mogus dengan karya rajutnya yang sudah nangkring di dinding dengan manis. Di dekat pintu masuk, tampak ’’mengintip’’ karya tiga dimensi I Nyoman Nuarta. Karya itu masih ditutup kain, seolah membuat penasaran yang melihatnya.
’’Nanti ada banyak sekali variabel karya. Instalasi, video art, patung, spandek art juga ada,’’ kata Rambat. Beberapa karya sculpture dan digital juga telah memasuki proses finishing. Contohnya, Benny Wicaksono yang akan membuat karya instalasi yang terinspirasi dari Pasar Genteng, Surabaya. ’’Seni kontemporer yang mewakili persoalan hari ini dan besok. Bisa berupa medium apa saja,’’ kata pengelola Jagad Gallery di Bali dan Jakarta itu.
Perhelatan pertama itu akan mengusung tema Ways of Dreaming. Rambat menuturkan, tema tersebut dinilai tepat karena mencerminkan mimpi Surabaya akan adanya event seperti ARTSUBS. ’’Paling tidak nanti masyarakat Surabaya mempunyai pengalaman baru dengan event ini. Selain itu, seniman juga mempunyai mimpi karyanya diapresiasi masyarakat luas,’’ katanya. ARTSUBS digelar hingga 24 November mendatang. (adn/c6/bay)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
