
Seniman Wawan Sofwan sukses menggelar pentas seni monolog di Mexico City, New York, Chicago, dan Seattle.
JawaPos.com–Pelaku seni Indonesia kembali mengguncang dunia. Baru-baru ini, seniman Wawan Sofwan sukses menggelar pentas seni monolog di Mexico City, Meksiko; serta New York, Chicago, dan Seattle, Amerika Serikat.
Wawan bersama Regina Art Jakarta mengangkat tema Besok atau Tidak Sama Sekali dan Cotton Candy. Tema itu dipilih karena pelaku seni ingin memperkenalkan sejarah dan budaya Indonesia di luar negeri.
Tema Besok atau Tidak Sama Sekali menceritakan situasi batin Proklamator Soekarno jelang proklamasi kemerdekaan 1945. Sementara Cotton Candy berkisah tentang tragedi pasca kerusuhan 1998.
Wawan mengatakan, saat melakukan pentas di Meksiko dan Amerika Serikat, dia menghadapi tantangan bahasa. Pasalnya, tidak semua penonton yang menghadiri pertunjukan paham bahasa Indonesia.
Sebagian penonton memang diaspora Indonesia, namun tidak sedikit berasal dari warga negara asing. Untuk membantu proses pertunjukan, para penonton bisa membaca teks terjemahan monolog pada layar lebar yang disediakan.
”Pertunjukan monolog ini sekaligus merupakan uji coba secara luas bagaimana monolog ini dipentaskan untuk publik yang tidak seluruhnya bisa berbahasa Indonesia,” kata Wawan dalam keterangan tertulis, Senin (28/8).
Penerima anugerah The Melbourne Fringe Theater Award itu menyampaikan, pertunjukan monolog dipilih untuk mengenalkan sejarah Indonesia. Wawan berharap pertunjukan itu orang-orang Indonesia di manapun berada dapat terus menumbuhkan rasa nasionalisme, kerinduan terhadap Tanah Air, lalu ikut membangun bangsa.
Wawan mengaku ingin menciptakan tradisi setiap menjelang perayaan kemerdekaan pada 17 Agustus mementaskan monolog Besok atau Tidak Sama Sekali.
”Pada 6 Agustus saya melakukan pementasan di Ciamis dan 13 Agustus di Subang. Pada 23 September rencananya mentas di Karawang dan 1 Oktober di Kuningan, Jawa Barat. Tur ini merupakan rangkaian peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78,” tutur Wawan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
