
Komunitas Sakatoya menggelar karya teater bertajuk Air Mata Kaki yang ditulis dan disutradarai oleh Arif Setiawan. (Sakatoya for JawaPos.com)
JawaPos.com - Ruang Dalam Project (RDP) Komunitas Sakatoya menggelar karya teater bertajuk Air Mata Kaki yang ditulis dan disutradarai oleh Arif Setiawan. Karya Arif ini merupakan perwujudan dari hasil pembacaannya atas aktifitas budaya Passauq Wai atau mendulang air di sungai di Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Karya ini menyoal tegangan dan keterkaitan antara kehidupan, air, dan dapur.
’’Karya ini pertama kali dipresentasikan di Program Rimpang Nusantara yang diselenggarakan Cemeti Institute for Art & Society dan Biennale Jogjakarta pada Oktober lalu,’’ terang B.M Anggana dari Komunitas Sakatoya. Menurutnya, kali ini Arif mengolah kembali kemungkinan-kemungkinan bentuk artistik dari teks lakon ke dalam format pemanggungan yang lebih intim.
Pertunjukan dihadirkan di area teras Rumah Akanan, Kota Gede, Jogjakarta, dan dimainkan oleh dua orang aktor. Mereka berperan sebagai sepasang suami istri yang berjuang dan bekerja keras melangsungkan hidupnya dalam kondisi ketika air sudah tak lagi ada. Air Mata Kaki sejatinya tengah mengungkap bagaimana relasi antara manusia dan alam mustahil bisa dipisahkan walau keduanya kerap saling tak ramah.
Di atas pentas, area permainan dibagi menjadi tiga yaitu ruang personal suami, ruang personal istri dan rumah dimana keduanya bersinggungan sebagai pasangan. ’’Dialog-dialog disajikan dengan bahasa metafor sebagai strategi komunikasi dalam mengelaborasi isu dapur rumah tangga dan kondisi alam sebagai lumbung ekonomi,’’ kata Arif, sutradara pementasan Air Mata Kaki.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
