
Penampilan Deredia saat malam pengumuman Sayembara Sastra di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki. (Eva Tobing/DKJ for Jawa Pos)
JawaPos.com – Sayembara Sastra 2019 yang ditaja Komite Sastra Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) berakhir dengan diumumkannya nama para pemenang kompetisi tersebut di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Rabu (4/12) malam lalu. Sayembara ini terdiri dari kategori Novel, Kritik Sastra, dan Cerita Anak. Para peserta boleh mengirimkan lebih dari satu karya. Karya yang dikirimkan sesuai kategori itu lantas masuk dalam penilaian para juri.
’’Ada Sembilan orang juri yang dipilih oleh Komite Sastra,’’ terang Hikmat Darmawan, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekjen DKJ. Sembilan orang juri itu terbagi menjadi tiga kelompok sesuai kategori sayembara. Mereka adalah Nukila Amal, Zen Hae, dan Linda Christanty untuk Sayembara Novel; Faruk HT, Nirwan Dewanto, dan Wicaksono Adi di Sayembara Kritik Sastra; Reda Gaudiamo, A. S. Laksana, dan Hamid Basyaib pada Sayembara Cerita Anak.
Photo
Para pemenang Sayembara Sastra 2019 yang diumumkan di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki. (Eva Tobing/DKJ for Jawa Pos)
Pada malam pengumuman pemenang secara bergantian para juri membacakan laporan pertanggungjawabannya. Untuk kategori Novel, pemenangnya adalah Minanto (Aib dan Nasib), Panji Sukmo (Sang Keris), dan Erni Aladjai (Haniyah dan Ala di Rumah Teteruga).
Untuk kategori Cerita Anak, juri memutuskan ada sembilan pemenang harapan tanpa ada pemenang utama. Sembilan pemenang harapan itu adalah Sri Sundari (Seruni), Lismawati (Kedai Sulap), Ruwi Meitasari (Ciwiri dan Dunia Balik), Zainal Firdaus (Adventuria: Bertahan Hidup di Pulau Misterius), Cikie Wahab (Hei, Alga), Nathanina Luvena Lais (Jalan Pulang), Andi Saddam Khusein (Bocah-Bocah Bekasi), Mahfud (Sindu dan Menara Ajaib di Belakang Rumah Sihir), dan Nabila Azzahra Syahbani (Mel, Wil, dan Lubang di Dinding).
Pada kategori Kritik Sastra, juri memutuskan Sunlie Thomas Alexander sebagai pemenang pertama dengan karya berjudul Bualan Warto Kemplung, Cerita Bersambung Mustofa Abdul Wahab (Sebuah Pembacaan atas Dawuk: Kisah Kelabu dari Rumbuk Randu). Lalu, pemenang ke dua adalah Dewi Anggraeni lewat karya Membaca Raden Mandasia Si Pencuri Daging Sapi Melalui Genre Coming of Age. Dan pemenang ke tiga adalah Bandung Mawardi dengan karya Pikat ‘Lama’, Siasat ‘Baru’. Para pemenang berhak mendapatkan total hadiah Rp 182 juta.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
