Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 September 2025 | 18.25 WIB

Hadirkan 'Omah Kayoe' di Pameran Furnitur Berkelanjutan IFFINA 2025

Manager Marketing & Communication FSC Indonesia Indra Setia Dewi  berdiskusi dengan Direktur Utama Karya Wahana Sentosa (KWaS) Robertus Agung Prasetya di booth Omah Kayoe, ICE, BSD. (Istimewa) - Image

Manager Marketing & Communication FSC Indonesia Indra Setia Dewi berdiskusi dengan Direktur Utama Karya Wahana Sentosa (KWaS) Robertus Agung Prasetya di booth Omah Kayoe, ICE, BSD. (Istimewa)

JawaPos.Com - Kayu bersertifikat Forest Stewardship Council (FSC) disebut memiliki beragam manfaat nyata. Mulai dari bahan baku furnitur premium, craft seperti wooden kitchenware, hingga material bangunan rumah yang estetis, kuat, dan bernilai tinggi.

Dengan demikian, konsumen maupun industri tidak hanya mendapatkan nilai artistik, tetapi juga jaminan keberlanjutan yang mendukung kelestarian hutan dunia dan produk petani hutan.

Sebagai FSC Certificate Holder, Karya Wahana Sentosa (KWaS) bersama FSC Indonesia berkolaborasi menghadirkan booth spesial bertajuk Omah Kayoe: A Showcase of FSC-Certified Sustainable Timber by KWaS dalam pameran internasional IFFINA 2025 yang akan berlangsung pada 17–20 September 2025 di ICE BSD, Tangerang Selatan.

Indra Setia Dewi selaku Manager Marketing & Communication FSC Indonesia dalam keterangan tertulisnya menuturkan, kolaborasi bersama KWaS menunjukkan bahwa dengan bersertifikasi FSC, konsumen, desainer, dan pelaku industri turut menjaga kelestarian hutan dunia.

"Sekaligus memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar global," ucapnya.

Robertus Agung Prasetya, Direktur Utama KWaS menambahkan, sebagai FSC Certificate Holder, mereka berkomitmen menghadirkan produk berbahan kayu yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga bernilai estetika tinggi dan fungsional.

"Melalui Omah Kayoe, kami ingin memperlihatkan bahwa kayu bersertifikasi FSC dapat diolah menjadi furnitur modern, wooden kitchenware, bahkan rumah kayu yang estetis, bernilai tinggi, dan berakar pada tradisi Nusantara," katanya.

"Partisipasi kami di IFFINA 2025 adalah langkah strategis untuk membuktikan bahwa keberlanjutan bisa menjadi kekuatan utama industri furnitur dan desain Indonesia," sambungnya.

Lebih jauh, konsep Omah Kayoe juga mengangkat nilai budaya lokal Indonesia seperti filosofi rumah kayu tradisional yang berpadu dengan arsitektur modern sehingga karya yang dihasilkan tidak hanya memikat pasar domestik, tetapi juga memiliki daya saing global.

"Dengan menggabungkan kearifan lokal dan standar keberlanjutan internasional, KWaS dan FSC Indonesia ingin menunjukkan bahwa produk kayu Indonesia dapat menjadi representasi budaya yang membanggakan sekaligus memenuhi tuntutan pasar dunia yang semakin peduli pada isu lingkungan," tutupnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore