Logo JawaPos
Author avatar - Image
06 September 2021, 02.40 WIB

Bata Interlock sebagai Filter Cahaya

ERNEST THEFILUS (WWW.ERNESTTHEOFLUS.COM) - Image

ERNEST THEFILUS (WWW.ERNESTTHEOFLUS.COM)

Hunian tersebut berdiri di lahan kawasan perkotaan yang cukup panas. Maka, pengaturan sirkulasi yang baik menjadi kebutuhan utama. Apalagi, rumah menghadap ke barat di mana sinar matahari terasa terik saat sore hari.

---

PEMILIK membeli rumah dalam keadaan sudah jadi. Sayangnya, desain yang dibuat oleh developer kurang mengakomodasi pengaturan sirkulasi, terutama untuk menyaring limpahan sinar matahari saat sore. Arsitek Ivan Eldo merenovasi beberapa bagian rumah seluas 164 meter persegi tersebut.

Salah satu perubahan yang paling besar adalah bagian fasadnya. Awalnya, rumah itu memiliki banyak pintu dan jendela kaca pada bagian depannya. Ivan menilai hal tersebut membuat cahaya matahari masuk terlalu banyak ke dalam rumah. Akibatnya, rumah menjadi panas, terutama saat sore hari. Ivan mengakalinya dengan menciptakan layer baru di muka bangunan.

Yakni, berupa dinding bata yang ditata bersilang hingga menciptakan pori-pori. Dengan cara itu, Ivan tidak perlu banyak mengubah bangunan asli. Namun, di sisi lain, dinding tersebut mampu menyaring sinar matahari yang masuk sekaligus tempat sirkulasi udara.

”Jadi, sebetulnya itu ibarat wajah sesorang, cuma ditambahin ’topeng’. Di balik topeng tidak ada bangunan yang diubah, kecuali pintu masuk utama dan jendela,” terang founder STUDIE Architecture & Interior Design Studio itu kepada Jawa Pos Selasa (31/8).

Photo

ERNEST THEFILUS (WWW.ERNESTTHEOFLUS.COM)

Lapisan dinding tersebut dibagi menjadi dua. Yaitu, sisi kanan dan kiri yang seolah dibelah taman kecil di area balkon tengah yang juga menjadi elemen lanskap rumah tersebut. Di balik dinding sisi kanan adalah kamar tidur di lantai 1 dan 2. Sementara itu, di balik dinding sisi kiri adalah balkon.

Balkon tersebut merupakan area baru yang dibuat Ivan sebagai tempat untuk sekadar bersantai. Selain itu, lapisan dinding berpori tersebut menambah nilai estetika. Warna merah alami bata dibiarkan terekspos tanpa cat. Hanya diberi coating transparan agar lebih awet.

Ivan menjelaskan, dinding tersebut tidak terbuat dari batu bata biasa. Melainkan bata interlock. Bata tersebut memiliki lubang sebagai tempat masuknya tulangan besi. ”Tulangan besinya enggak kelihatan. Tetap memakai semen, tapi bukan sebagai penguat, melainkan hanya perekat. Kekuatan utamanya dari tulangan besi,” katanya.

Warna alami dinding sesuai dengan konsep industrial yang diinginkan klien. Pada interior, Ivan menerapkan semen ekspos pada keseluruhan ruang. Agar lebih tahan lama, semen ekspos perlu diberi coating. Kali ini Ivan memberikan coating natural matte. Sementara itu, untuk lantai, Ivan menggunakan material granit sesuai request klien. ”Kami pilih granit abu-abu yang masih sesuai dengan konsep industrial,” jelasnya.

Photo

ERNEST THEFILUS (WWW.ERNESTTHEOFLUS.COM)

---

HIGHLIGHT

PERAN TANAMAN

Fasad rumah dipercantik beberapa jenis tanaman. Misalnya, lee kuan yew yang menjuntai berfungsi untuk menahan air hujan masuk ke teras. Ada pula pohon anting putri di balkon tengah dan tanaman ekor kuda sebagai pagar mini.

PLAYROOM

Ivan membuat ruangan bermain untuk anak klien. Dinding playroom juga terbuat dari semen ekspos. Namun, ditambahkan plywood finishing HPL. Selain mempercantik, plywood mudah dibersihkan dari coretan anak di tembok. Tidak seperti dinding semen ekspos yang sangat sulit dibersihkan.

BALKON

Selain balkon depan, Ivan membuat balkon belakang. Jika balkon depan dilengkapi rumput sintetis, balkon belakang cukup simpel. Yakni, hanya dinding bata dan beralas lantai granit.

---

DJ HOUSE

Photo

ERNEST THEFILUS (WWW.ERNESTTHEOFLUS.COM)


  • Lead architects: Ivan Eldo - STUDIÉ (www.studie.id)

  • Gross built area: 164,3 m2

  • Tahun project: 2021

  • Lokasi: Tangerang Selatan

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore