Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 Mei 2025 | 19.10 WIB

Terungkap Penyebab Twitter atau Platform X Ngadat Beberapa Hari Ini, Ternyata Pusat Datanya di Oregon AS Kebakaran

Data center yang disewa X di Oregon kebakaran, menyebabkan X gangguan global sejak beberapa hari terakhir. (Data Center Dynamic) - Image

Data center yang disewa X di Oregon kebakaran, menyebabkan X gangguan global sejak beberapa hari terakhir. (Data Center Dynamic)

JawaPos.com - Platform media sosial (medsos) Twitter, atau sekarang bernama X, beberapa hari ini dikeluhkan suka ngadat, bermasalah. Bagi anda yang aktif menggunakan X, medsos yang sekarang dimiliki oleh Elon Musk, pasti menyadari hal tersebut.

Seperti dua hari ke belakang, X dikeluhkan sulit mengirim dan menerima pesan DM atau Direct Message. Refresh cuitan dan beranda juga kadang-kadang error.

Bahkan untuk pengguna di seluruh Indonesia beberapa hari lalu, mengeluhkan X yang down total. Tumbang. Penyebabnya tidak jelas. 

Namun baru-baru ini, terungkap kalau penyebab masalah ngadatnya X adalah karena kejadian kebakaran.

Melansir Data Center Dynamic, kebakaran terjadi pada hari Kamis (22/5) kemarin, di sebuah pusat data di Hillsboro, Oregon, yang disewa oleh perusahaan media sosial X milik Elon Musk.

Kejadian tersebut menyebabkan gangguan global besar-besaran yang dirasakan pengguna X. Sementara menurut laporan Wired, kebakaran itu terkait dengan ruangan baterai.

Juru bicara Hillsboro Fire and Rescue Piseth Pich mengatakan bahwa api belum menyebar ke bagian lain gedung, tetapi ruangan tersebut penuh dengan asap.

Keesokan harinya yakni pada Jumat (23/5), X mengalami pemadaman besar, dengan Downdetector.com menunjukkan hampir 6.000 pengguna melaporkan pemadaman secara global.

"X menyadari beberapa pengguna kami mengalami masalah kinerja pada platform saat ini. Kami mengalami gangguan pusat data dan tim sedang aktif bekerja untuk memperbaiki masalah tersebut," demikian cuit pusat bantuan teknis X di akun resminya.

Dalam pernyataan tertulis kepada media lokal Oregon Live, Digital Realty mengatakan tentang kebakaran tersebut bahwa insiden tersebut terkendali, dan pemadam kebakaran telah menyelesaikan respons di lokasi. Semua personel dievakuasi dengan selamat, tanpa ada laporan cedera.

“Kami terus memantau situasi, memprioritaskan keselamatan personel kami, integritas fasilitas, dan meminimalkan dampak terhadap pelanggan," kata penyedia jasa data center tersebut.

Namun, Digital Realty menolak mengatakan apakah X menyewa ruang di fasilitas yang terkena dampak langsung oleh kebakaran. 

Sebelum Elon Musk membeli X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, perusahaan tersebut menyewa tiga pusat data di Portland; Sacramento, California; dan Atlanta, Georgia. Fasilitas di Atlanta dimiliki oleh QTS, sementara Prime memiliki situs di Sacramento.

Pada akhir tahun 2022, Musk menutup pusat data Sacramento, memindahkan sebanyak 2.573 rak server ke pusat data di Portland dan Atlanta. Sekitar waktu itu, X mengalami pemadaman selama tujuh jam . Tesla kemudian mengambil alih sewa di lokasi tersebut.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore